Negara Dibikin Boncos Rp2,1 Miliar, Pembangunan Jalan di Kalimantan Tengah Ini Tidak Sesuai dengan Kontrak

inNalar.com – Kegiatan pembangunan akses jalan di sebelas kampung yang terletak di sepanjang Sungai Sanamang yang terletak di Kecamatan Katingan Hulu Kalimantan Tengah.

Akses jalan yang mudah dapat membuat penduduk Kalimantan Tengah yang berada di pelosok dapat hidup sejahtera.

Diketahui pembangunan jalan yang terletak di Kalimantan Tengah ini tidak sesuai dengan ketentuan mulai dari kontrak hingga penawaran lelang.

Baca Juga: Senilai Rp5 Miliar, Akses Jalan Antar Kampung di Kalimantan Tengah Tidak Dilengkapi Perencanaan dan…

Pembangunan akses jalan merupakan proyek infrastruktur yang paling utama, semakin mudah jalan akan memberikan dampak yang positif.

Pemerataan pembangunan dilakukan supaya penduduk yang ada di Kalimantan Tengah dapat menikmati fasilitas yang memadai.

Kerugian negara atas pembangunan jalan di Kalimantan Tengah ini dilakukan oleh pemborong yang melaksanakan pekerjaan proyek.

Baca Juga: Shin Tae-yong Sanjung Peran Erick Thohir Atas Keberhasilan Timnas Indonesia Menuju Pentas Piala Asia

Infrastruktur jalan yang berada di kampung kecil Kalimantan Tengah ini dapat membantu mendorong ekonomi yang lebih maju.

Dilansir dari kalteng.go.id Kerugian negara akibat ulah oknum yang ingin memperkaya dirinya sendiri ditaksir mencapai Rp2,1 miliar.

Bahkan pembangunan jalan yang dilakukan tidak menggunakan sistem kontrak, pada umumnya sebelum melakukan kegiatan proyek pembangunan pasti ada kontrak terlebih dahulu.

Baca Juga: Bendungan Tapi Tidak Ada Airnya? 2 Waduk yang Habiskan Rp2 T di Bogor Ini Jadi Dam Kering Pertama di Indonesia

Hal tersebut memiliki maksud dan juga tujuan untuk keamanan serta persetujuan antara dua belah pihak, penandatangan kontrak dilakukan supaya pengerjaan sesuai dengan waktu yang ditentukan.

Tidak hanya itu biasanya proyek pembangunan untuk infrastruktur jalan melakukan pelelangan yang nantinya akan diikuti beberapa peserta.

Setelah itu proses penawaran akan dilakukan, tetapi berbeda dengan pembangunan jalan yang terletak di antar kampung Kalimantan Tengah ini.

Pembangunan jalan yang terletak di Kalimantan Tengah untuk kesejahteraan penduduk yang ada disana disalahgunakan.

Proyek pembangunan yang menyimpang dan menyalahi aturan tentunya sebuah kesalahan yang dilakukan oleh oknum nakal.

Atas perbuatan yang dilakukannya hingga bikin boncos negara para oknum yang terlibat harus mendapatkan hukuman atas perilaku yang diperbuat.***

Rekomendasi