Naskah Khutbah Jumat Singkat Terbaru Edisi 10 Februari 2023, Tema: Menolong Sesama Muslim

inNalar.com – Berikut ini adalah pembahasan naskah khutbah Jumat singkat terbaru edisi tanggal 10 Februari 2023.

Pembahasan naskah khutbah Jumat singkat terbaru edisi 10 Februari 2023 ini akan mengusung tema menolong sesama muslim.

Naskah khutbah Jumat edisi 10 Februari 2023 dengan tema menolong sesama muslim ini cocok disampaikan saat sholat Jumat.

Anda juga dapat menyajikan naskah khutbah Jumat tentang menolong sesama muslim ini dalam kegiatan keagamaan lainnya.

Melalui khutbah Jumat singkat edisi 10 Februari 2023 ini, Anda akan mendapat pemahaman bagaimana cara menolong sesama muslim.

Baca Juga: Teks Khutbah Jumat Singkat tentang Mengenal Islam sebagai Agama yang Menginspirasi, Edisi 10 Februari 2023

Pemahaman tentang cara menolong sesama muslim ini akan membantu Anda dalam memperkuat ketakwaan kepada Allah dan Rasul-Nya.

Dilansir inNalar.com dari laman Tebuireng Online, inilah penjelasan tentang khutbah Jumat singkat terbaru edisi 10 Februari 2023 tentang menolong sesama muslim.

Naskah Khutbah Jumat

Hadirin sekalian, kewajiban seorang muslim adalah bertakwa kepada Allah SWT dengan sebenar-benarnya takwa.

Yakni imtitsal al-awamirillah wa ijtinabu nawahihi, yaitu berusaha semaksimal mungkin untuk mendirikan perintah Allah dan berusaha sekeras mungkin untuk menjauhi segala larangan-Nya.

Hadirin sekalian, ada sebuah kisah sepeninggal wafatnya Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga: Teks Khutbah Jumat Terbaru Edisi 10 Februari 2023 tentang Kematian yang Menjadi Pengingat Akhir Kehidupan

Saat itu Abu Hurairah RA yang seorang sahabat Nabi sedang iktikaf di masjid Nabawi.

Kemudian Abu Hurairah menyadari bahwasanya ia tak sendirian di dalam masjid Nabawi.

Ada seseorang yang sedang terduduk murung di salah satu sudut masjid Nabawi, Abu Hurairah pun menghampirinya dan menanyakan apa yang terjadi.

Setelah mendengar jawaban orang tersebut, Abu Hurairah pun lantas menawarkan bantuan kepadanya.

Abu Hurairah pun mengajaknya keluar untuk menyelesaikan persoalan yang orang tersebut hadapi.

Baca Juga: Khutbah Jumat Singkat Edisi 10 Februari 2023 Tentang Contoh Pengabdian Umat Kepada Allah SWT

Namun, orang tersebut kemudia bertanya apakah tak apa membuat Abu Hurairah sampai harus meninggalkan iktikafnya hanya demi menolong dirinya.

Dengan sigap Abu Hurairah pun menjawab dengan sabda yang pernah Rasulullah SAW sampaikan semasa hidup:

وَلأَنْ أَمْشِيَ مَعَ أَخٍ فِي حَاجَةٍ، أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ -يَعْنِي مَسْجِدَ الْمَدِينَةِ- شَهْرًا، رواه الطبراني

“Sungguh, aku berjalan bersama saudaraku (yang muslim) untuk sebuah keperluan. Lebih aku cintai daripada aku beriktikaf di masjid ini yakni masjid Nabawi selama sebulan penuh.”

Dengan kata lain, sebuah usaha untuk menolong sesama muslim itu jauh lebih baik daripada iktikaf di dalam masjid selama satu bulan.

Baca Juga: Materi Khutbah Jumat Pekan Kedua Februari 2023: Rajab, Isra Mi’raj, serta Harus Tingkatkan Kualitas Sholat

Hadirin sekalian, sebagaimana sikap yang dicontohkan oleh Abu Hurairah, kita sebagai umat muslim sudah seharusnya memiliki keterpanggilan yang sama.

Memiliki keterpanggilan untuk menolong sesama muslim, memiliki karakteristik naafi’un li ghairihi, bisa bermanfaat bagi sesamanya.

Ciri atau indikator kebaikan seseorang dalam hal ini adalah kemanfaatannya bagi orang lain.

Panggilan jiwa untuk berkontribusi dalam nenolong maupun menyelesaikan problem sesama muslim.

Dalam sebuah hadis disebutkan:

كُلَّ سُلَامَى مِنَ النَّاسِ عَلَيْهِ صَدَقَةٌ، كُلَّ يَوْمٍ تَطْلُعُ فِيْهِ الشَّمْسُ: يَعْدِلُ بَيْنَ اثْنَيْنِ صَدَقَةٌ، وَيُعِيْنُ الرَّجُلَ عَلَى دَابَتِهَ فَيَحْمِلُ عَلَيْهَا أَوْ يَرْفَعُ عَلَيْهَا مَتَاعَهُ صَدَقَةٌ، وَالْكَلِمَةُ الطَّيِّبَةُ صَدَقَةٌ، وَ كُلُّ خَطْوَةٍ يَخْطُوْهَا عَلَى الصَّلَاةِ صَدَقَةٌ، وَيُمِيْطُ الْأَذَى عَنِ الطَّرِيْقِ صَدَقَةٌ

Baca Juga: Contoh Khutbah Jumat Singkat Terbaru dengan Unsur Edukasi: Jadilah Seorang Muslim yang Berilmu

“Setiap persendian manusia diwajibkan untuk bersedekah setiap harinya, mulai matahari terbit: berbuat adil antara dua orang adalah sedekah. Menolong seseorang naik ke atas kendaraannya dan mengangkat barang-barangnya ke atas kendaraanya adalah sedekah. Berkata yang baik adalah sedekah. Begitu pula, setiap langkah berjalan untuk menunaikan ibadah salat adalah sedekah. Serta, menyingkirkan suatu rintangan di tengah jalan adalah sedekah.”

Kebermanfaatan seorang muslim atas muslim yang lain merupakan sebuah keutamaan.

Apa saja bentuk kebermanfaatan tersebut? sudah tentu saling menolong sesama muslim.

Hadirin sekalian, memang dalam rangka bermanfaat dan Menolong sesama muslim pastinya akan banyak menyita waktu kita.

Baca Juga: Naskah Khutbah Jumat Singkat Terbaru Edisi 3 Februari 2023, Tema: Memburu Ridha Allah

Namun, dengan menolong sesama hakikatnya kita sedang menanam kebaikan untuk diri kita sendiri.

Kita meyakini bahwa dengan kita menolong makhluk-Nya, maka Allah akan Menolong kita nantinya.

Hal ini termaktub dalam Al-Qur’an:

إِنْ أَحْسَنتُمْ أَحْسَنتُمْ لِأَنفُسِكُمْ .. الآية

“Jika kalian berbuat baik, sesungguhnya kalian berbuat baik kepada diri kalian sendiri…”.

Baca Juga: Naskah Khutbah Jumat Terbaru 3 Februari 2023, Tema: Mewujudkan Keluarga Harmonis yang Diridhoi Allah SWT

مَنْ كَانَ فِي حَاجَةِ أَخِيهِ كَانَ اللَّهُ فِي حَاجَتِهِ

“Barangsiapa yang membantu keperluan saudaranya, maka Allah akan membantu keperluannya”

Apabila kita menolong sesama muslim maka pertolongan Allah akan kita dapatkan tidak hanya di dunia saja melainkan juga di akhirat nanti.

Jika kita menjadi Muslim yang bermanfaat maka kita akan mendapatkan kemudahan dari Allah baik di dunia maupun di akhirat kelak.

مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرُبِ الدُّنْيَا، نَفَّسَ اللهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرُبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ ، وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ، يَسَّرَ اللهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ

“Barangsiapa yang menyelesaikan kesulitan seorang mukim dari berbagai kesulitan dunia, Allah akan menyelesaikan kesulitan-kesulitan itu di hari kiamat. Dan barangsiapa yang memudahkan orang yang sedang kesulitan, niscaya Allah akan memudahkan baginya (penolong) di dunia dan akhirat”.

Baca Juga: Naskah Khutbah Jumat Singkat Terbaru Edisi 3 Februari 2023, Tema: Istiqamah dalam Kebaikan

Lantas dengan apa kita bisa memberi manfaat pada Muslim yang lain dan pengaplikasian naafa’un li ghoiri bisa kita wujudkan.

Sesungguhnya setiap manusia memiliki kapasitas dan potensi yang bisa dipergunakan untuk Menolong sesama.

Apabila kita berilmu, maka bermanfaat lah dengan ilmu yang dimiliki. Jika memiliki harta, maka Menolong dengan harta yang kita punya.

Apabila kita hanya memiliki waktu, tenaga, dan pikiran, maka berkontribusi lah dengan tenaga, waktu, dan pikiran kita.

Apabila kita hanya bisa dengan tutur kata, ucapkanlah tutur kata yang baik kepada sesama. Jika tidak mampu, maka ucapkan doa yang baik kepada sesama Muslim.

Baca Juga: Khutbah Jumat Singkat Edisi 3 Februari 2023 dengan Tema Kelebihan dari Bau Mulut Orang yang Berpuasa

Hal tersebut yang semestinya kita lakukan sebagai seorang Muslim. Segala hal yang berkaitan dengan naafi’un li ghoirihi ini.

Apabila kita kerjakan dengan ikhlas nan tulus serta hanya mencari ridha Allah, maka Allah SWT akan mengganjarnya dengan kebaikan dan pahala.

Tidak peduli jika yang kita sumbang dan berikan itu hanya secuil pun maka pasti akan dicatat oleh Allah SWT.

فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ * وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ

“Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan walaupun sebiji dzarrah, maka Allah akan membalaskannya”.

Demikianlah teks khutbah Jumat terbaru edisi 10 Februari 2023 tentang menolong sesama muslim semoga dapat menjadi manfaat bagi umat Muslim sekalian.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]