Muat Tampung 9 Juta TEUs, Pelabuhan Terbesar di Surabaya Jawa Timur ini Luasnya Lampaui Pelabuhan Jakarta!

inNalar.com – Jawa Timur berada di wilayah strategis yang berperan penting dalam perekonomian Indonesia, salah satu pintu gerbang utamanya ialah pelabuhan yang ada di Surabaya.

Sejak zaman kolonial Belanda, kehadiran pelabuhan yang ada di Surabaya sangat bermanfaat bagi perdagangan yang ada di wilayah Jawa Timur.

Pasalnya, melalui pelabuhan di Surabaya inilah komoditas beras, kopi, gula, rempah dan lainnya dibawa menuju daerah lainnya di Jawa Timur dan sekitarnya, serta negara tujuan ekspor lainnya.

Baca Juga: Bisa Tampung Air Hujan 750.000 m3, Embung Cantik di Kalimantan Utara Ini Malah Terbengkalai

Pelabuhan paling terkenal yang ada di Surabaya Jawa Timur ini adalah Pelabuhan Tanjung Perak.

Berdasarkan kapasitas muatannya, Dermaga Tanjung Perak merupakan pelabuhan terbesar kedua setelah Pelabuhan Tanjung Priok.

Diketahui kapasitas muatan kargo yang dapat ditampung di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya bisa mencapai 9 juta Twenty-foot Equivalent units (TEUs).

Baca Juga: Telan Dana 476,3 Miliar, Gedung Dinas Termegah di Kalimantan Utara Ini Butuh Waktu 10 Tahun untuk Dibangun

Apabila dilihat dari luas dermaganya sendiri, pelabuhan menjadi yang terluas kedua setelah Pelabuhan Soekarno-Hatta yang ada di Makassar.

Diketahui Pelabuhan Perak ini luasnya mencapai 951 hektare. Bahkan melampaui Pelabuhan di Jakarta yang hanya 929,55 hektare.

Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya ternyata sudah menjadi sentra simpul perekonomian Jawa Timur sejak zaman kolonial Belanda.

Baca Juga: Dulunya Miskin, Desa Terkaya di Kaltara Ini Sekarang Punya Penghasilan Capai 361,8 Juta Rupiah, Kok Bisa?

Letaknya yang berada di pertengahan Indonesia, membuat kapal yang datang dari wilayah barat melakukan transit di Pelabuhan Surabaya ini sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan menuju wilayah timur.

Dilansir dari laman ksutgperak.dephub.go.id, fasilitas yang disediakan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya antara lain sebagai berikut.

Pertama, Terminal Jamrud yang dijadikan sebagai pusat logistik oleh PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III.

Kedua, Terminal Berlian yang ada di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya ini rupanya menjadi terminal domestik paling produktif di dunia.

Pencapaian tersebut ditandai dengan adanya arus lalu lintas kapal dan arus petikemas yang mencapai 1 juta TEUs.

Selain itu, ada Terminal Nilam yang dikhususkan untuk menyediakan pelayanan komoditi curah cair yang kapasitasnya mencapai 70.500 KL.

Serta masih banyak terminal lainnya yang meliputi Terminal Mirah, , Terminal Kalimas, Terminal Penumpang, Terminal Ro-Ro, dan Terminal Peti Kemas, dan lain-lain dengan fungsinya masing-masing.***

Rekomendasi