

inNalar.com – Sosok Soeharto adalah seorang Jenderal Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan juga Presiden Kedua Republik Indonesia.
Soeharto merupakan presiden dengan masa jabatan terlama di Indonesia, yaitu 32 tahun.
Dibalik kekuasaannya yang tak goyah selama 32 tahun, ada sosok istrinya yang kerap disapa Ibu Tien yang selalu mendukungnya yang dijuluki Mrs Ten Percent.
Soeharto dan Ibu Tien atau yang bernama asli Siti Hartinah menikah bukan atas dasar cinta, namun lebih karena desakan orangtua yang ingin anaknya lekas menikah.
Meskipun begitu, perasaan sayang dan cinta tumbuh di antara keduanya seiring dengan berjalannya waktu yang dilalui bersama.
Awalnya Soeharto meragukan Siti Hartinah akan mau menjadi istrinya, karena Ibu Tien berasal dari keluarga ningrat yang cukup terpandang di Surakarta.
Namun berbanding terbalik dengan keraguan Soeharto, Siti Hartinah dan keluarganya menyetujui pinangannya.
Dilansir dari Buku Biografi Daripada Soeharto, sebelum bertemu kembali dengan sang calon suami, Siti Hartinah telah mendengar banyak kisah tentangnya.
Siti Hartinah, sebagai seorang perempuan yang juga aktif dalam organisasi, menjadi istri yang sangat mendukung karir suaminya.
Baik saat menjadi pejabat militer ataupun saat menjadi presiden, Ibu Tien menjadi salah satu kekuatan besar Soeharto.
Seperti kata pepatah, dibalik kesuksesan seorang laki-laki ada perempuan hebat yang mendukungnya.
Banyak orang yang meyakini bahwa salah satu kekuatan Soeharto hingga bisa sukses datang melalui Siti Hartinah, istrinya.
Terlebih, setelah Ibu Tien meninggal pada 1996, posisi Soeharto seakan merosot dengan berbagai konflik yang saat itu terjadi.
Hanya berselang 2 tahun dari kematian sang istri, Soeharto akhirnya lengser dari jabatannya.
Ibu Tien yang juga mendapat julukan “Mrs Ten Percent” karena dianggap mendapat bagian dari proyek-proyek pada masa kedudukannya sebagai ibu negara, disebut sama misteriusnya dengan sosok Soeharto.
Segala kontroversi dan kritik publik yang didapat Soeharto tak dipungkiri juga didapatkan oleh sang ibu negara.
Dari sekian banyak desas-desus rumor yang berhembus soal Ibu Tien dan Soeharto, tak pernah terdengar rumor mengenai hubungan keduanya yang tidak baik.
Hubungan keduanya tergolong harmonis dan mungkin memberikan kekuatan bagi satu sama lain.***