

inNalar.com – Aktor bela diri legenda Jackie Chan terlihat emosional saat menonton adegan-adegan film lama yang diperankannya.
Dalam potongan video tersebut, Jackie Chan terlihat menangis bersama putrinya di sebuah kandang kuda.
Ternyata, momen ini merupakan potongan dari film drama aksi barunya yang berasal dari Cina dengan judul Ride On.
Baca Juga: Dirumorkan Kencan, Nama Junho Trending di Twitter, Berikut Profil Aktor ‘King the Land’ Tersebut
Video ini pun menjadi viral dan mendapatkan banyak perhatian di Twitter.
Dilansir dari sumber terpercaya, adegan emosional tersebut memperlihatkan Jackie Chan yang memerankan seorang stuntman bernama Lao Luo.
Lao Luo berdiri berdampingan dengan putrinya, Xiao Bao, di sebuah kandang kuda yang memperlihatkan seluruh film di mana Lao Luo berperan menjadi stuntman.
Diketahui, adegan-adegan aksi tersebut merupakan perjalanan film layar lebar Jackie Chan di kehidupan nyata.
Luo yang diperankan oleh Jackie Chan itu pun menjadi emosional kemudian menangis, ditemani oleh putrinya yang ikut menitikkan air mata.
Ride On sendiri menceritakan kisah seorang stuntman bernama Lao Luo yang hidup bersama kuda kesayangannya, Red Hare.
Baca Juga: Cukup Dioles dengan Sitrun dan Sunlight, Noda Kerak Membandel Kamar Mandi Langsung Kinclong!
Namun, Luo terlilit utang dan terpaksa harus menghadapi sengketa pengadilan terkait kudanya, sehingga dia harus berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Penagih hutang yang ingin mengambil Red Hare membuat Luo berkelahi dengan aksi akrobatiknya.
Lucunya, video perselisihan tersebut diunggah oleh penagih hutang tersebut dan menjadi viral.
Film Ride On ini dirilis pada ulang tahun Jackie Chan, 7 April 2023, sekaligus menggambarkan awal perjalanan Jackie Chan di industri perfilman.
Sutradara Larry Yang merupakan penggemar Jackie Chan, berhasil meyakinkan pemeran laga legendaris tersebut untuk bermain di filmnya.
Ride On juga menggambarkan kesamaan antara pengalaman karakter Luo dan Jackie Chan dalam hal cedera saat syuting film.
Jackie Chan pernah mengalami cedera serius saat syuting Armour of God pada tahun 1986 di Yugoslavia, di mana ia jatuh dari ketinggian 12 meter dan mengalami retakan tulang.
Meskipun mengalami cedera parah, Jackie Chan berhasil bertahan hidup.
Akan tetapi, insiden tersebut menyebabkan gangguan pendengaran di telinga kanannya.
Hal ini menjadi pengingat mengenai kerja keras dan dedikasi yang telah Jackie Chan kerahkan dalam karirnya.
Kontribusi Jackie Chan dalam seni dan industri film telah menjadikannya bintang film yang mendunia.
Dirinya dikagumi karena aksi akrobatik yang luar biasa serta kepribadiannya yang karismatik.
Film-filmnya telah mencapai kesuksesan luar biasa di box office, meneguhkan statusnya sebagai salah satu bintang terlaris di dunia.***(Ajeng Marcelliani)