Mohammad Natsir, Anak Lembah Gumanti yang Jujur dan Sudah Tampak Jiwa Kepemimpinannya Sejak Kecil

inNalar.com – Mohammad Natsir pelopor Mosi Integral yang mencetuskan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terlahir di Lembah Gumanti.

Lembah tersebut adalah nama lama dari Alahan Panjang saat ini, yang mana merupakan pegunungan subur terdapat kebun kopi dan sayur mayur.

Hamparan sawah dan udara sejuk yang terletak di kaki Gunung Talang itulah yang menjadi lingkungan Mohammad Natsir kecil tumbuh ceria.

Baca Juga: Live Streaming Trans7 MotoGP Amerika Serikat 2022, Saksikan Gratis via Link Ini

Lembah Gumanti juga menyajikan dua danau indah dan sungai Batang yang mengalirkan air hingga ke sisi rumah ayah dari seorang anak yang kelak menyatukan Indonesia itu.

Mohammad Natsir kecil terlahir pada tanggal 15 Juli 1908 di lembah ini, namun tidak lama setelah besar dirinya pindah ke tempat baru yaitu Maninjau.

Dikutip inNalar.com dari buku berjudul Natsir Politik Santun di antara Dua Rezim pada Minggu, 10 April 2022 tidak banyak orang tahu Mohammad Natsir kecil di Alahan Panjang.

Baca Juga: Mudik Lebaran Gratis 2022 Sedang Disiapkan Pemerintah, Simak Jadwal Pendaftaran dan Keberangkatannya

Hanya satu orang saja yang mengenalnya yaitu Hamdi, cucu dari Sutan Rajo Ameh pemilik rumah di mana Natsir kecil dan keluarganya tinggal di Lembah Gumanti itu.

Hamdi memperkirakan bahwa ayahnya dan orang tua Natsir kecil adalah sahabat, sehingga tinggal bersama di satu rumah yang dibagi menjadi dua sisi; kanan dan kiri.

Nenek Hamdi bernama Siti Zahara yang menyampaikan kehidupan Natsir kecil yang lugu dan jujur, serta sudah tampak jiwa kepemimpinannya.

Selain itu sedari masa kanak-kanak kehidupan pencetus NKRI itu sudah mandiri, suka merapikan kamar tidur dan membantu orang tua mencuci piring.

Baca Juga: Adu Tagar MahasiswaBergerak vs SayaBersamaJokowi Ramai di Twitter Jelang Demo 11 April, Ada yang Pakai Bot?

Anak-anak Minang pada masa itu mengaji di surau, Natsir kecil itu pun juga demikian tidak ketinggalan untuk pergi bahkan hingga sering tidur di sana.

Ketika pindah meninggalkan Lembah Gumanti dan tinggal di Maninjau, pencetus NKRI itu beserta keluarganya juga pernah menetap di Padang.

Pada saat di Padang Natsir kecil bersekolah HIS Adabiyah dan tidak lama kemudian pindah lagi ke Solok, semua harus dilakukan sebab ayah Natsir kecil merupakan pegawai.

Tinggal di Solok masih belum bisa benar-benar menetap ayah  Natsir kecil masih harus berangkat ke Makassar, maka dirinya kembali lagi ke Padang hingga selesai sekolah dasar.

Baca Juga: Aliansi BEM SI akan Geruduk Istana untuk Tagih Janji 11 April 2022, Apa Saja 6 Tuntutannya?

Berpindah-pindah tempat tinggal tidak membuat Mohammad Natsir lupa terhadap Lembah Gumanti, dirinya selalu dan terus saja merindukan pegunungan tersebut.

Bahkan hingga masa tuanya, berkali-kali Mohammad Natsir merencanakan berkunjung ke Alahan Panjang namun takdir belum juga mengizinkannya sampai di tanah kelahirannya itu.

Pak Natsir panggilan akrabnya bahkan meminta Hamdi untuk mencarikan foto-foto masa kecilnya di Lembah Gumanti, setelah didapat maka diberikan kepadanya.

Bukan main bahagianya Pak Natsir mendapatkan foto-foto kenangan masa kecilnya dahulu yang sangat dirindukannya.Tetapi waktunya sudah tiba, setelah rindu terobati walau dengan foto lama.

Tiga hari berselang setelah Pak Natsir bernostalgia dengan foto-foto masa kecilnya dahulu, beliau wafat dengan meninggalkan berbagai macam keberhasilan yang ditorehkannya baik dalam urusan dunia maupun akhirat.***

 
 

Rekomendasi