

inNalar.com – Kasus seornag ustadz sodomi belasan santri kembali muncul. Kasus ini diduga sudah terjadi dari tahun 2017 hingga 2023 kini. Tersangka bernama Tahyat Subagyo berusia 45 tahun. Warga Kedungmalang, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Jawa Tengah
Tahyat Subagyo sudah melakukan aksi nya dari tahun 2017 hingga 2023 kini. Jumlah korban sudah mencapai 13 korban, namun dimungkinkan akan bertambah, mengingat aksinya sudah dilakukan dari tahun 2017.
Para awak media pun mewawancarai Tahyat Subagyo.
Dalam wawancaranya awak media bertanya, “awalnya bagaimana, Pak? seneng atau bagaimana?”
“Awalnya ngaji di tempat saya, terus lama-lama ngaji, terbiasa, ada yang pulang siang, ada yang satu minggu pulang, dan ada juga yang ga pulang,” jelasnya pada awak media.
“Kenapa bisa tega sampai mencabuli santri-santri tersebut?” Tanya awak media kembali.
Baca Juga: Pembukaan The H Club SCBD Hadirkan Agnez Mo dan NOAH
“Ya karena mungkin kedekatan saya dengan santri itu,” tuturnya.
“Apa memang awalnya suka dengan cowok?” Cecar kembali awak media geram.
“Ya awalnya ga sih, senengnya dengan perempuan,” jawab Tahyat Subagyo.
Baca Juga: UPDATE PERSELINGKUHAN VIRGOUN: Inara Rusli Minta Maaf ke Tenri Anisa
“Dahulunya pernah disodomi juga?” Tanya awak media lagi, “belum pernah,” jawabnya.
“Apakah menyesal atas perbuatan ini?” tanya awak media mengakhiri pertanyaan.
“Sangat, sangat menyesal,” sesalnya, menjawab pertanyaan terakhir dari awak media.
Baca Juga: Viral di TikTok dan YouTube, Kisah Dokter Wayan yang Obati Pasiennya di Rumah Kumuh Penuh Sampah
Dalam modusnya, Tahyat Subagyo memanfaatkan kepolosan anak-anak untuk menyuruh mereka menginap di rumahnya, untuk diajari sholat malam.