

inNalar.com – Bendungan Cirata merupakan bendungan terbesar sekaligus tertinggi se-Asia Tenggara yang letaknya berada di Jawa Barat.
Bendungan tersebut terletak di 3 Kabupaten sekaligus di Jawa Barat, yaitu Purwakarta, Cianjur, serta Bandung Barat.
Salah satu Bendungan terbesar di Jawa Barat tersebut memiliki tinggi 125 meter, panjang 458,5 meter, serta luasnya aekitar 43.000 hektar.
Bendungan Cirata di Jawa Barat tersebut menghasilkan kapasitas listrik sekitar 1.000 MW.
Dengan begitu setiap pertahunnya, Bendungan tersebut bisa menghasilkan kapasitas listrik sekitar 1.428 GWh.
Selain sebagai pembangkit listrik, Bendungan Cirata juga sering dijadikan tempat wisata dan tempat budidaya ikan air tawar.
Salah satu ikan yang dibudidayakan di Bendungan Cirata Jawa Barat adalah ikan mas unggul.
Bendungan Cirata dikelilingi bukit yang berjajar-jajar, dan hal itulah yang menambah keindahan di sana.
Banyak pengunjung berdatangan ke lokasi Bendungan Cirata Jawa Barat tersebut, dari mulai pagi hingga sore hari.
Salah satu hal menarik dari Bendungan Cirata adalah di sepanjang jalannya terdapat tiang penyangga lampu jalan yang bertuliskan asmaul husna.
Karena di sana terkenal banyak ikan-ikan besar, oleh itu banyak warung-warung makan yang menyajikan menu kuliner.
Mulai dari ikan bakar, nasi liwet, hingga sate maranggi, semua disediakan untuk menambah kelengkapan wisata.
Dalam pembangunannya, Bendungan di provinsi Jawa Barat itu dikontraktori oleh Pembangunan Perumahan, Taisei, dan Mitsubishi.
Pembangunan utama dari Bendungan tersebut dialirkan di aliran sungai Citarum Jawa Barat.
Mulai dibangun pada tahun 1983, Bendungan Cirata di Jawa Barat tersebut mulai dioperasikan pada tahun 1988.***