Miliki Luas 35000 m2, Bandara Termegah dan Terunik di Jambi Ini Punya Akses Langsung Menuju Kebun Binatang?


inNalar.com –
Provinsi Jambi memiliki tiga bandara yang salah satu di antaranya menjadi yang termegah dan terunik, yaitu Bandara Sultan Thaha Syaifuddin.

Nama bandara Sultan Thaha Syaifuddin sendiri diambil dari sosok pahlawan Nasional asal Jambi.

Mencengangkannya, ternyata bandara Sultan Thaha Syaifuddin Jambi ini sudah dibangun sejak masa penjajahan Belanda, sebelumnya dinamakan dengan Lapangan Terbang Paal Merah.

Baca Juga: 65 Km dari Denpasar, Penduduk Desa Terpencil di Bali Ini Punya Kebiasaan Unik Turun-Temurun dari Nenek Moyang

Dapat dikatakan bahwa Bandara di Jambi yang satu ini juga termasuk dalam jajaran bandara legendaris di Indonesia.

Seiring berjalannya waktu, Bandara termegah di Jambi ini mulai dikelola oleh PT Angkasa Pura II pada tahun 2007.

Pengembangan fasilitas dan bangunan pendukungnya pun terus diperbarui mulai tahun 2011 dan berkembang pesat hingga kini.

Baca Juga: Habiskan Dana Rp 300,28 Miliar, Jembatan yang Jadi Ikon Manado Ini Sempat Miliki Catatan Kelam di Era Megawati

Salah satunya ialah dengan meng-upgrade landasa pacu yang mulanya 2.220 meter x 30 meter diperluas lagi menjadi 2.400 meter x 45 meter.

Pada tahun 2016 lalu, Presiden Joko Widodo meresmikan terminal Bandara Sultan Thaha Jambi yang luasnya mencapai 35.000 meter persegi.

Dengan lahan parkir Bandara termegah di Jambi seluas 26.500 meter persegi, diketahui kapasitas mobil yang dapat ditampung bisa mencapai 436 mobil dan 415 motor.

Baca Juga: Tempat Riset Peninggalan Belanda di Jember Ini Disulap Jadi Wisata Edukasi, Cocok Dikunjungi Pecinta Kopi!

Kapasitas daya tampung penumpang Bandara ini bisa mencapai 1,6 juta orang pertahunnya.

Kemegahan terminal bandara Jambi beserta fasilitasnya ini menghabiskan biaya sebesar Rp 126 miliar.

Tak hanya soal pengembangan fasilitas seperti landasan pacu dan area perluasan terminal serta lahan parkir saja, kemegahan Bandara Jambi yang satu ini terlihat dari gaya bangunan arsitekturnya.

Desain bangunan bandara termegah di Jambi ini terlihat memadukan gaya modern dan ornamen lokal batik berwarna kuning.

Ditambah dengan desain atap lengkung yang memberi kesan cantik pada bangunannya.

Selain itu, Bandara Sultan Thaha pun disebut sebagai bandara terunik. Pasalnya, mengusung tema ‘zoo airport’, terlihat dari tempat duduk di terminal bandaranya ada yang berbeda.

Yaitu, tempat duduk dengan desain berbentuk badak khas Sumatera seolah menambah kearifan budaya yang diserap dalam model bangunannya.

Yang paling uniknya lagi, bandara termegah di Jambi ini miliki akses yang sangat berdekatan dengan Kebun Binatang Taman Rimba Jambi.

Lokasi kebun binatang tersebut hanya berjarak 500 meter saja, sehingga wisatawan yang baru tiba di Bandara bisa banget mampir ke tempat wisata terfavorit di Jambi tersebut.

Adapun tema Bandara Sultan Thaha Syaifuddin yang mengusung konsep ‘Zoo Airport’ ini bukan dikarenakan areanya yang sangat berdekatan dengan kebun binatang tersebut, melainkan lebih ke gaya dan desain bangunan bandaranya.***

Rekomendasi