Miliki Kapasitas 2 Kali 1000 MW, PLTU Batang Penuhi Supply Listrik 13 Juta Penduduk di Jawa Tengah?

inNalar.com – Kapasitas yang dimiliki oleh PLTU Batang di Jawa Tengah sangatlah besar, yaitu mencapai 2×1000 MW.

Dengan kapasitas sebesar 2×1000 MW, tentunya diperlukan bahan bakar yang sangat besar pula untuk operasional PLTU Batang.

Besarnya kapasitas yang dimiliki oleh PLTU di Jawa Tengah ini membuatnya digadang sebagai salah satu PLTU terbesar di Asia.

Baca Juga: Aneh! Piramida di Sumatera Utara Ini Simpan Misteri, BRIN: Temukan Kerangka Manusia Hingga Mata Uang Kuno

Pembangkit listrik tenaga uap Batang menggunakan sekitar 600.000 to batu bara untuk setiap bulan sebagai bahan bakar operasional.

Operasional PLTU yang terletak di 3 kecamatan Kabupaten Batang, Jawa Tengah ini telah dimulai sejak bulan Desember 2022.

Sebelum mulai dioperasikan, dikabarkan bahwa pembangkit listrik tenaga uap yang kapasitasnya mencapai 2×1000 MW ini sempat mangkrak.

Baca Juga: Fantastis! Bacawapres Gibran Memiliki Harta Kekayaan Capai Rp26 Miliar Usai Jadi Walikota Solo

Pasalnya, proses pembangunan PLTU di Batang, Jawa Tengah ini telah dimulai sejak tahun 2016.

Namun, dibutuhkan waktu yang sangat lama hingga akhirnya pembangkit listrik tenaga uap tersebut dapat beroperasi.

Untuk mendirikan sebuah PLTU dengan kapasitas 2×1000 MW di Jawa Tengah, dibutuhkan biaya yang sangat besar.

Baca Juga: Kesuksesan Soeharto Ubah Inflasi 650 Persen Menjadi Swasembada Beras: Melalui Intensifikasi Panca Usaha?

Nilai investasi untuk pembangkit listrik tenaga uap Batang bahkan mencapai US$ 4,2 Miliar, dimana sumber investasinya terbagi menjadi tiga.

Dana investasi untuk PLTU di Batang, Jawa Tengah berasal dari JBIC, Konsorsium Bank, dan juga PT BPI.

PT BPI merupakan perusahaan konstruksi yang bertugas untuk mengelola pembangunan PLTU Batang di Jawa Tengah.

Pembangunan PLTU di daerah Batang juga merupakan bagian dari program penyediaan listrik 35.000 MW.

Kehadiran PLTU Batang diharapkan mampu mencukupi kebutuhan supply listrik untuk area Jawa-Bali hingga 5,7%.

PLTU berkapasitas 2×1000 MW ini diharapkan pula mampu memenuhi kebutuhan listrik dari 13 juta penduduk di Jawa Tengah.***

 

Rekomendasi