Miliki 3.980 Ha, Bangunan Peninggalan Kerajaan Sriwijaya Pecahkan Rekor Terluas se-Asia Tenggara?

inNalar.com – Dengan keberagaman Indonesia, masyarakat Indonesia menjadi yang paling beruntung.

Indonesia memiliki berbagai kekayaan, keindahan, dan keberagaman situs budaya.

Hal-hal ini yang menjadikan Indonesia tidak pernah kekurangan sesuatu yang menakjubkan.

Baca Juga: Bukan di Surabaya, Sekolah Termahal se-Jawa Timur yang Habiskan Biaya Rp 40 Juta Ini Malah di Kota Malang

Salah satunya adalah bangunan yang terletak di tepi sungai batanghari, sekitar 26 kilometer di sebelah selatan kota jambi.

Dilansir dari akun jambi.prov.go.id, bangunan seluas 3.980 Ha ini merupakan situs budaya pengembangan agama budha di masa kerajaan sriwijaya.

Hal ini merupakan suatu aset yang perlu dijaga, bahkan diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia pada tahun 2019.

Baca Juga: Habiskan Rp 88,7 Miliar, Jembatan Termewah di Jambi Ini Malah ‘Malfungsi’: Mobil-Motor Tak Bisa Melintas

Sampai sini ada yang sudah bisa tebak?

Lebih lanjut, pendirian bangunan ini menggunakan batu-batu merah dan ukiran batu putih yang menjadi ciri khas arsitektur bangunan ini.

Menjadi yang terluas di Asia Tenggara, bangunan ini dapat menjadi saksi bisu betapa kompleks dan pentingnya peradaban yang ada pada masa kerajaan jambi.

Baca Juga: 5 Sungai Terpanjang di Kalimantan Barat Ini Bikin Bulu Kuduk Merinding, No 1 Diduga Sarang Buaya

Dengan panjang yang membentang sejauh 7.5 Kilometer, bangunan ini memiliki berbagai situs peninggalan budaya lainnya.

1. Candi Gumpung

Candi ini diyakini sebagai tempat untuk kegiatan keagaaman dan meditasi

Diperkirakan candi Gumpung sudah ada sejak tahun 1982, dan merupakan candi paling besar di kawasan cagar budaya Muara jambi.

Yang menarik, candi ini memiliki tulisan aksara Jawa kuno. Tulisan ini merupakan sebuah mantra dan digunakan dalam Vajradhātu-Mandal

2. Candi Tinggi

Tak jauh berada, Candi ini terletak di sisi timur laut candi Gumpung.

Uniknya, Candi ini merupakan candi tertinggi diantara yang lain.

Candi Tinggi memiliki banyak ditemukannya emas, dan batu-batu mulia, lho! Menakjubkan ya?

3. Candi Kedaton

Candi ini merupakan candi yang memiliki hubungan penting dengan praktik keagamaan Buddha pada masa lalu.

Berbeda dari candi tinggi, Candi Kedaton memiliki sebuah sumur tua yang tersusun dari batu bata.

Tak hanya itu, di dalam candi Kedaton juga pernah ditemukan sebuah belanga dari bahan perunggu. Wah kira-kira untuk apa ya sob?

4. Candi Kembar

Candi ini menjadi ornamen khas di pintu masuknya.

Yang menarik perhatian, candi ini membentuk sebuah kompleks dengan ukuran 50 x 64 meter.

Kendati demikian, candi ini memiliki candi induk, tujuh candi perwara, dan 1 buah prasasti.

Ya, bangunan itu adalah Candi Muara Jambi. Candi Muara Jambi digadang-gadang menjadi Candi yang Terluas se-Asia Tenggara.

Hingga saat ini, pemprov jambi sedang menyusun masterplan untuk mengembangkan situs candi muara jambi

Diperkirakan restorasi ini membutuhkan dana hingga 12 Triliun. 

(Febi Komala Dewi) 

 

Rekomendasi