

inNalar.com – Setelah video curhatan Mgdalenaf ramai dibicarakan di twitter, dr Tirta ikut memberikan sorotan tajam.
Melalui twitter pribadinya, dr Tirta seolah menjawab curhatan Mgdalenaf yang merasa food vlogger kurang mendapat atensi oleh publik khususnya pemilik tempat usaha makanan.
Pada cuitan di twitter tersebut, dr Tirta menyoroti sisi influencer atau KOL (Key Opinion Leader) yang sebenarnya menjadi inti dari video tersebut.
Diketahui dalam video yang viral di twitter, Mgdalenaf sedang mengobrol bersama dengan Samuel Christ mengenai perjalanannya sebagai food vlogger.
Magda sapaan Mgdalenaf mengatakan jika dirinya pernah diragukan dan tidak disambut seperti yang dibayangkan ketika ingin mereview makanan.
Magda secara jelas mengungkapkan dalam kasus tersebut dirinya sampai menunjukkan jumlah followersnya yang mungkin tujuan ingin memberi tahu jika dia food vlogger.
Tetapi justru pemilik tempat makan tersebut merasa nantinya tidak mendapatkan feedback dari review yang dilakukan oleh Magda.
dr Tirta yang juga seorang influencer lantas tertarik dengan isi bahasan di video tersebut hingga membuat cuitan yang cukup panjang.
Melalui cuitannya di akun @tirta_cipeng, dirinya menjelaskan peranan dari KOL atau influencer ketika ingin melakukan review semacam itu.
Menurut Tirta, pengusaha makanan akan melakukan barter jika KOL tersebut mampu menampilkan reviewnya dengan baik.
“Pengusaha akan berikan barter makanan jika KOL terkait dirasa merepresentasikan makanannya,” tulis tirta di akun twitternya.
Selain itu Tirta juga memberikan pendapatnya, jika kegiatan review semacam itu juga perlu ada programnya karena tidak semua pengusaha membutuhkan KOL sebagai strategi marketingnya.
“Program barter makanan dengan KOL itu harus di program, ga bisa dadakan, Ga semua usaha menggunakan KOL sebagai strategi marketingnya,” lanjut tulisan Tirta menanggapi video Magda yang viral.
Tirta juga menjelaskan jika sebaiknya melakukan kegiatan review perlu mempresentasikan ke pengusahanya, tidak bisa langsung tiba-tiba datang.
“Kalo kamu presentasi ke pengusaha nya menggunakan deck yg proporsional gak apa-apa, tapi kalo ujug-ujug dateng dan minta gratisan tanpa diundang, itu mayoritas akan ditolak pengusaha,” tutup tulisan Tirta.
Tentunya cuitan yang diutarakan oleh dr Tirta ini menarik juga untuk didalami apabila mengambil perspektif dari pengusaha yang tiba-tiba didatangi influencer.
Magda memang sudah lama menggeluti dunia food vlogger, sebenarnya di lanjutan video viral tersebut dirinya mempunyai harapan juga agar eksistensi profesinya lebih mendapatkan atensi yang baik. ***
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari inNalar.com. Caranya klik >> Google News inNalar.com
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi