Merugi hingga Akhir Tahun 2023, PT Krakatau Steel Tbk Serah Terimakan Rumah Layak Huni Ke-100

inNalar.com – Kinerja keuangan PT Krakatau Steel Tbk atau KRAS masih tertekan hingga akhir tahun 2023.

Hal tersebut dikarenakan dampak dari insiden kebakaran pabrik Hot Strip Mill 1 milik PT Krakatau Steel Tbk di Cilegon.

Meskipun begitu, pihak KRAS tetap optimis bisa mengelola tingkat kerugian tersebut dengan baik.

Baca Juga: Lee Sung Min Pemeran Drama ‘A Bloody Lucky Day’ Membeberkan Alasannya Bermain di Karya Bergenre Thriller Ini

Sebagai informasi, hingga bulan September 2023, perusahaan ini alami kerugian mencapai 59,38 juta USD atau setara dengan Rp919,5 miliar.

Sementara itu, untuk pendapatannya sendiri sebesar 1,26 miliar USD atau setara dengan Rp19,57 triliun.

Untuk mengendalikan dan memperbaiki posisi keuangan jangka pendek, KRAS telah menyiapkan beberapa strategi.

Baca Juga: PT Supra Boga Lestari Gandeng Jobseeker Company Terapkan ‘Aplicant Tracking System’, Efisienkan Perekrutan Karyawan?

Strategi pertama yang dilakukan yakni dengan impor baja dari Vietnam dan Korea Setalan.

Kemudian, perusahaan ini mengupayakan untuk melakukan restrukturisasi lanjutan kepada para kreditur.

Alami kerugian yang cukup besar, diketahui pada akhir 2023, PT Krakatau Steel tbk serah terimakan rumah layak huni ke-100.

Baca Juga: Sudah Ada Sejak 500 Tahun Lalu, Berikut Sekilas Tentang Tradisi Berburu Paus Suku Lamalera di NTT

Dilansir inNalar.com dari antaranews.com, sepanjang tahun 2023 ini KRAS telah melakukan penyerahan rumah layak huni kepada masyarakat kota Cilegon yang membutuhkan.

Sebanyak 100 Rumah Layak Huni diserahkan sebagai bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan dari Krakatau Steel Group dan Afiliasi di tahun 2023.

Rumah ke-100 yang diserahkan ini adalah milik ibu Suadah yang bertempat di Link Kubang Lele RT 03/02, Kelurahan Purwakarta, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon.

Baca Juga: Jika Ketemu Jangan Panik, Ternyata Ini Ulat yang Lagi Cosplay Jadi Ular Kobra, Mirip Banget Kan?

Ibu Suadah merupakan janda dengan tiga orang anak yang berusaha menghidupi keluarganya sehari-hari dengan bekerja serabutan.

Program bantuan bedah rumah tersebut menggunakan produk rumah modular yang diproduksi oleh PT Krakatau Baja Konstruksi.

Rumah modular menjadi produk unggulan yang nantinya bisa digunakan oleh masyarakat umum dengan biaya terjangkau.***

 

Rekomendasi