

InNalar.com – Peperangan Israel dan Hamas berlanjut hingga sekarang. Bahkan, terus menimbulkan reaksi kecaman dari pimpinan negara di dunia. Seperti Indonesia, Turki, hingga Rusia.
Pasalnya, jumlah korban yang tewas dan luka-lukan akibat serangan Israel di Gaza terus bertambah.
Menurut Kementrian Kesehatan di Gaza, korban tewas yang berasal dari warga Palestina sudah mencapai 9.770 jiwa. Ironisnya, korban tewas tersebut juga berasal dari anak-anak.
Sementara itu, sempat beredar informasi di media sosial bahwa Menteri Pendidikan di Gaza mengumumkan bahwa tahun ajaran 2023-2024 telah berakhir.
Hal tersebut karena seluruh siswa-siswi di Gaza dinyatakan meninggal dunia akibat serangan Israel.
Melansir dari instagram @geraldvincentt, sayanganya informasi yang menyebar di medsos tersebut merupakan hoaks (berita bohong).
Pasalnya, Gaza sendiri merupakan salah satu wilayah kota yang ada di Palestina.
Sementara menteri pendidikan itu merupakan lembaga yang mencangkup seluruh wilayah di Negara Palestina, bukan hanya Gaza saja.
Diketahui belum ada sumber valid yang bisa membenarkan informasi tersebut. Termasuk, kementrian pendidikan Palestina itu sendiri.
Baca Juga: Total Hunian 2.820 Unit, Proyek Rusun di IKN Miliki Konsep Khusus Millenial, Seperti Apa Ya?
Sementara itu, berbagai masyarakat di dunia turut menunjukkan aksi bela Palestina melalui berbagai cara. Tak terkecuali masyarakat Indonesia.
Pada 5 November 2023 kemarin, seluruh elemen mulai dari pejabat, aktris, hingga masyarakat umum melakukan aksi damai Bela Palestina di area Monas Jakarta.
Adapun, peserta aksi Damai Bela Palestina tersebut diprediksi mencapai 1,5 juta orang berasal dari wilayah Indonesia.
Misalnya saja Ketua DPR RI Puan Maharani, dalam momen tersebut Puan mengutuk kekejaman militer Israel yang menyerang pemukiman penduduk hingga rumah sakit.
Menurut Puan, serangan terhadap Palestina ini bukan hanya soal politik. Tetapi juga kemanusiaan.
Tidak hanya Puan Maharani, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas juga turut mengikuti aksi tersebut.
Bagi Yaqut posisi Indonesia saat ini sudah jelas, yaitu berpihak kepada negara Palestina, atas nama kemanusiaan.
Apalagi, menurutnya mendukung dan membela kemanusiaan adalah hal yang diajarkan semua agama. Bahkan, orang yang memeluk agama tidak akan berdiam diri jika terdapat nilai-nilai kemanusiaan yang terciderai.
Turut hadir juga dalam aksi tersebut, Muhadjir Effendi selaku Menko PMK, Retno Marsudi Menteri Luar Negeri, hingga Jusuf Kalla mantan wakil presiden Indonesia.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi