

inNalar.com – Pasukan militan Hamas dari Palestina telah menyerang Israel secara tiba-tiba pekan lalu.
Roket yang mengudara dan terjun ke wilayah Israel diperkirakan mencapai 5000.
Kali ini Hamas lebih garang. Mereka berhasil menembus masuk Israel melewati jalur Gaza.
Mereka mengerahkan semua tenaga untuk menghancurkan Israel hingga mencuri perhatian dunia.
Tak tinggal diam, Israel meluncurkan serangan balik dari darat dan udara.
Pada siang hari 9 Oktober, Israel terpantau menyerang Masjid Al Qarbi di Kem Al Shati, Gaza.
Hingga artikel ini ditulis, total korban perang Palestina-Israel telah mencapai ribuan orang.
Dilansir inNalar.com dari Al Jazeera, menteri luar negeri Amerika Serikat juga mulai bertindak.
Antony Blinken, menteri luar negeri Amerika Serikat diketahui telah menelpon menteri luar negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud.
Antony Blinken juga menelpon Syaikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan selaku menteri luar negeri Uni Emirat Arab.
Juru bicara Blinken menyatakan, diplomat AS tersebut menegaskan kembali hak membela diri oleh Israel.
Blinken juga mendorong pihak Arab Saudi dan Uni Emirat Arab untuk tetap terlibat.
Ia menyoroti tindakan Amerika Serikat yang dikabarkan membantu menghentikan serangan Hamas.
Amerika Serikat sangat teguh dalam hal ini. Mereka bahkan menjamin kebebasan tawanan Israel.
Pernyataan ini ia serukan pada Minggu malam waktu setempat.
Antony Blinken, dalam postingan Instagram-nya mengungkapkan akan memastikan Israel memiliki apa yang dibutuhkan. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi