

inNalar.com – Baru-baru ini, Putra Mahkota dan Perdana Menteri Arab Saudi Mohammed bin Salman mengumumkan rencana proyek ambisius barunya.
Proyek tersebut dibangun di ibu kota negara Riyadh dan diberinama The Mukaab.
Penamaan proyek tersebut diambil dari kata itu sendiri yang berarti kubus dalam bahasa arab.
Hal tersebut dikarenakan bentuk dari bangunan pencakar langit ini nantinya berbentuk kubus.
Rencananya, struktur pembangunannya akan menjadi bangunan dalam kota terbesar di dunia.
Dilansir inNalar.com dari wionews.com, bangunan pencakar langit itu cukup besar untuk menampung 20 gedung Empire State.
Selain itu bangunan berbentuk kubus itu akan menampung ratusan ribu penduduk.
Nantinya bangunan itu berukuran tinggi 400 meter, lebar 400 meter, dan panjang 400 meter.
Desain kubus tersebut konon merupakan gaya arsitektur tradisional Najdi di kawasan itu.
Mukaab akan dikembangkan oleh NMDC Arab Saudi menggunakan Dana Investasi Publik (PIF) Kerajaan yang merupakan dana kekayaan negara.
Dana investasi untuk merealisasikan proyek ini sebesar 620 miliar USD atau setara Rp9,6 kuadriliun.
Struktur berbentuk kubus yang menurut para pengembang akan menjadi pusat kota modern terbesar di dunia dan “wajah baru Riyadh”.
Selain itu, bangunan ini juga akan menjadi destinasi imersif pertama yang akan diciptakan oleh teknologo holografik digital.
Bangunan ini juga akan menawarkan pengalaman hidup, bekerja dan hiburan yang unik dalam radius 15 menit berjalan kaki.
Selain itu, The Mukaab akan memiliki sistem transportasi internal sendiri dan akan rampung pada tahun 2030 mendatang.***