Menjelang Hari Valentine atau Velentine’s Day 2022, Ini Pilihan Hadiah Cokelat yang Aman untuk Kesehatan

inNalar.com – Hari Valentine atau sering disebut hari kasih sayang diperingati tanggal 14 Februari. Momen yang spesial ini tentunya akan menjadi ajang menyalurkan kasih sayang yang diwujudkan dengan berbagai bentuk, salah satunya dengan memberikan hadiah spesial dan romantis untuk orang tersayang.

Cokelat bisa menjadi salah satu opsi pilihan hadiah yang memberikan kesan manis sama seperti rasanya. 

 
Namun, ternyata ada beberapa dampak buruk konsumsi cokelat, diantaranya meningkatkan berat badan, kerusakan gigi, mengganggu kesehatan tulang, bahkan memicu kanker dan kerusakan organ lainnya.
 
Baca Juga: Hari Valentine Diperingati Pada 14 Februari, Ini Ide dan Strategi Marketing Terbaik untuk Bisnismu

Terdengar menyeramkan, bukan? Padahal, tentunya sebuah hadiah diberikan untuk memberikan kesenangan untuk penerimanya, bukan malah memberikan efek buruk setelahnya. Jadi, bagi Anda yang akan memilih opsi ini, berikut tips memilih cokelat yang aman untuk kesehatan.

1. Pilihlah cokelat hitam yang mengandung kakao 70 – 85 persen beberapa penelitian mengatakan, seperti yang tertuang dalam jurnal Frontiers in Immunology, bahwa konsumsi dark chocolate lebih baik dibandingkan milk chocolate.

 
Dark chocolate memiliki persentase kakao yang lebih tinggi dan kandungan gula yang lebih rendah. Meskipun terasa agak pahit, dark chocolate memiliki kandungan polifenol yang bersifat antioksidan, meningkatkan fungsi neurologis, dan mencegah kerusakan sel. 
 
 
Persentase kakaonya yang lebih banyak dan lebih sedikitnya proses pengolahan yang dilalui, membuat dark chocolate lebih banyak mengandung flavanol. Flavanol ini dapat membantu melancarkan peredaran darah ke jantung dan organ lainnya hingga dapat meningkatkan fungsi otak.

2. Hindari terlalu banyak mengkonsumsi cokelat susu, karena biasanya telah diberi gula tambahan dan mengandung lebih banyak lemak

3. Hindari menambahkan susu skim ke dalam minuman cokelat Agar lebih sehat, dalam mengkonsumsi cokelat sebaiknya tidak dikombinasikan dengan susu. 

 
Minum susu sambil makan cokelat dapat menghambat penyerapan antioksidan yang terkandung dalam cokelat. Hal ini terjadi karena kandungan lemak yang tinggi dalam susu dapat menghambat penyerapan antioksidan dalam tubuh.
 
4. Perhatikan nilai gizi yang biasanya tertera pada kemasan cokelat batang atau bubuk coklat sebelum mengkonsumsinya Anda dapat mengetahui informasi kandungan gizi cokelat seperti yang sudah dijelaskan di atas dari informasi nilai gizi yang terdapat dalam setiap kemasan cokelat. Oleh karena itu, sebaiknya perhatikan informasi nilai gizi sebelum Anda memilih cokelat.***

Rekomendasi