Menjadi Jalan Tol Terpanjang Kedua di Indonesia, Ruas Jalan Tol Sumatera Ini Habiskan Rp1.604 Triliun

inNalar.com – Pembangunan jalan tol tidak hanya berfokus di Jawa. Sumatera juga mendapat bagian pembanguan ruas jalan tol.

Trans Sumatera, nama jalan tol yang menghubungkan provinsi-provinsi di Sumatera menjadi jalan tol terpanjang nomor dua di Indonesia.

Tepatnya Sumatera Utara yang memiliki 40.910 km, berada di bawah Jawa Timur yang memiliki panjang 42.422 km, disusul dengan provinsi Jawa Tengah di nomor tiga dengan panjang 30.819 km.

Baca Juga: Dipeluk Perpustakaan, Candi Kimpulan di UII Yogyakarta Ini Tertimbun Erupsi Merapi, Ada Sejak Abad 10 Masehi?

Ruas jalan tol sumatera utara yang menghubungkan Kota Medan hingga Binjai ini diperkirakan menghabiskan dana sekitar Rp. 1 triliun lebih.

Jalan tol trans sumatera ini biaya pembangunannya dibebankan pada penugasan BUMN, menurut data dari KPPIP.

Perusahaan yang bertanggung jawab atas pembangunan ini juga anak perusahaan dari BUMN, PT. Hutama Karya.

Baca Juga: Banyak Pembalap Jatuh, Ternyata Tikungan 11 dan 13 Sirkuit Mandalika Bekas Makam, Belum Disetujui Ahli Waris?

Diketahui proyek pembangunan jalan tol trans sumatera ini membentang dari dari povinsi Lampung hingga Provinsi Nanggroe Aceh Darusalam.

Proses mulainya pembangunan sudah sejak 2015 lalu, meskipun sempat terhenti di beberapa ruas akibat sengketa terkait tanah adat ketika melakukan pembebasan lahan.

Jalan tol yang menghubungkan Medan dan Binjai ini diresmikan dan mulai beroperasi pada tahun 2018 lalu berdasarkan data dari KPPIP.

Baca Juga: Inilah Alasan Pembangunan Jalan Tol Probowangi di Jawa Timur Tidak Boleh Pakai Dinamit, Jawa-Bali Bisa Bahaya!

Dalam realisasinya, pembangunan jalan tol Trans Sumatera ini akan dibagi menjadi tiga seksi, yang berada di wilayah Sumatera Utara ini.

Akses jalan tol Medan ke Binjai ini menempuh tiga seksi yang diantaranya; (1) Tanjung Mulia – Helvetia, (2) Helvetia – Semayang, (3) Semayang – Binjai.

Dampak positif dari kehadiran jalan tol di Medan dan Binjai ini memberikan perkembangan yang signifikan terhadap Provinsi Sumatera Utara.

Dilansir dari laman web Hutama Karya pihaknya kini telah mengoperasikan dua ruas tol berbeda yang menghubungkan Provinsi Sumatera Utara.

Ruas jalan tol pertama, menghubungkan Medan dan Binjai diresmikan sejak 2017 lalu, dilanjutkan yang kedua Binjai – Stabat yang baru diresmikan pada tahun 2022 lalu.

Direktur Operasi III Hutama Karya menegaskan bahwa dengan adanya pembangunan ruas jalan tol ini diharapkan mampu meningkatkan perkembangan ekonomi masyarakat sekitar. Terutama masyarakat Sumatera Utara.

Koentjoro mengungkapkan bahwa dengan adanya jalan tol Medan – Binjai – Stabat memungkinkan bagi pelaku usaha, dalam meminimalisir adanya biaya logistik yang dilakukan.

Diketahui, sejak adanya jalan tol di Sumatera Utara, trafik lalu lintas kendaraan juga cukup meningkat. Dengan kehadiran ruas jalan tol tersebut mampu menghidupkan perekonomian masyarakat Sumatera Utara.***

 

Rekomendasi