Menghebohkan! Dibalik Megahnya Jambi, Rupanya Ada Kota Metropolitan Kuno yang Terkubur di Dalamnya, Benarkah?

inNalar.com – Pernahkah berpikir bahwa di balik kota megah Jambi yang berdiri kokoh sekarang ini, ada sebuah kota metropolitan kuno yang sempat hidup sebelumnya?

Ada sederetan penemuan menghebohkan yang mengindikasikan adanya kota metropolitan kuno yang terkubur di dalam tanah Jambi.

Setidaknya ada tiga indikator yang dapat mengindikasikan adanya sebuah peradaban modern di zaman kuno yang tersembunyi di balik megahnya Kota Jambi sekarang ini.

Baca Juga: 65 Km dari Denpasar, Penduduk Desa Terpencil di Bali Ini Punya Kebiasaan Unik Turun-Temurun dari Nenek Moyang

Pertama, adanya temuan setumpukan mangkuk antik di bawah tanah desa Mekar Alam, Kab Tanjung Jabung Barat ini barangkali bisa menjadi salah satu indikasi adanya peradaban megah kuno di tanah Jambi.

Kedua, temuan para arkeolog terkait perahu kuno Lambur berusia 700 tahun yang terkubur di tengah pekarangan rumah warga Kab Tanjung Jabung Barat bisa menjadi salah satu indikasi kehidupan zaman dahulu yang terkubur di balik megahnya tanah Jambi yang sekarang.

Ketiga, bentangan geografis Jambi yang dilalui oleh Sungai Batang Hari sepanjang 800 kilometer dengan lebar sekitar 300 hingga 500 meter pun bisa menjadi salah satu indikasi adanya potensi kemakmuran peradaban di zaman dahulu.

Baca Juga: Panjangnya Capai 800 Km, Sungai Keruh Seolah Tak Terawat di Jambi Ini Pecahkan Rekor se-Sumatera Lho

Pada zaman dahulu, sungai menjadi pusat sumber kehidupan satu-satunya setidaknya ditarik mundur hingga abad ke-13.

Tentunya kegiatan ekonomi pun telah berjalan di sungai lebar dan panjang seperti Sungai Batang Hari Jambi.

Ditemukannya situs-situs purbakala peninggalan Kerajaan Melayu Dhamasraya di abad ke-13 pun bisa jadi salah satu pendukung aktifnya sungai terbesar di Jambi sebagai pusat aktivitas kehidupan di zaman kuno.

Baca Juga: Konstruksi Capai Rp 3,9 T, Bendungan Megah di Jambi ini Bakal DIlengkapi Teknologi Tercanggih se-Dunia

Ada beberapa beberapa situs yang berhasil ditemukan di sepanjang sungai Batang Hari Jambi seperti situs Pulau Sawah, Situs Awang Maombiak, Situs Padang Roco, Situng Padang Lawas.

Menariknya, temuan mangkuk keramik di bawah tanah Desa di Kab Tanjung Jabung Barat ini seolah menunjukkan bahwa dulunya ada sebuah kota yang terkubur di bawah tanah Jambi.

Sekumpulan orang-orang zaman dahulu pada abad ke-13 yang menggunakan peralatan keramik ini tentunya dikategorikan sebagai peradaban yang sangat megah di zamannya.

Bahkan, beberapa informasi menyebutkan bahwa penemuan guci dan mangkuk berbahan keramik di bawah tanah desa di Jambi ini diindikasi berasal dari masa dinasti Sung Cina yang hidup di antara abad ke-12 hingga ke-13.

Spesifikasi temuan guci yang diindikasi diguanakyang ditemukan salah satunya ialah berbentuk oval dengan tinggi 39,5 cm dan memiliki diameter sekitar 34 cm.

Piringnya pun memiliki corak khas yang disebut mirip dengan karakteristik produk dinasti Song Cina pada abad ke-10 hingga ke-13 masehi dan masa Dinasti Ming Abad ke-17 masehi.

Bahkan, penemuan adanya sodetan kuno yang berasal dari sungai Batang Hari menuju wilayah Kab Tanjung Jabung Barat Jambi bisa menjadi indikator selanjutnya terkait mungkinnya keberadaan kota megah kuno di masa lampau.

Namun, hingga kini masih perlu penelitian lebih mendalam terkait keberadaan kota metropolitan kuno di daerah Jambi oleh para Arkeolog dan Sejarawan.***

Rekomendasi