

inNalar.com- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mulai lakukan pembangunan proyek Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Elevated Cikunir-Ulujami.
Hal ini dilakukan guna mengurangi kemacetan yang kerap kali terjadi di wilayah DKI Jakarta.
Proyek pembangunan Tol JORR Elevated Cikunir – Ulujami ini pun sudah ditandatangani dengan penandatanganan perjanjian penjaminan dan juga perjanjian regres Jalan Tol JORR pada selasa 17 Oktober 2023.
Baca Juga: Lupakan Cuaca Panas, Yuk Mampir ke Nepal Van Java di Ketinggian 1700 MDPL, Bukan di Dieng Tapi…
Perjanjian penjaminan tersebut ditandatangani oleh M Wahid Sutopo selaku Direktur Utama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) sebagai penyedia penjaminan pemerintah
Ditandatangani pula dengan Omar Danni Hasan selaku Direktur Utama PT Jakarta Metro Ekspressway sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).
Sedangkan pada perjanjian Regres ini ditandatangani oleh Basuki Hadimuljono selaku Menteri PUPR sebagai penanggung jawab proyek Kerjasama (PJPK) dengan M. Wahid Sutopo.
Diketahui jika jalan tol Indonesia saat ini berjumlah 71 ruas atau sepanjang 2.800 kilometer, namun pembangunan tol ini masih harus dilakukan dalam mengejar ketertinggalan Indonesia maju di tahun 2045.
Dilansir inNalar.com dari Kementerian PUPR, Jalan Tol JORR Elevated Cikunir-Ulujami ini nantinya akan dibangun dengan panjang 21,6 kilometer.
Adapun biaya yang akan digunakan dalam pembangunan Jalan tol ini yakni sebesar Rp21,26 triliun dengan masa konsesi 45 tahun terhitung dari adanya penerbitan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).
Baca Juga: Berusia 400 Tahun, Pasar Tradisional Terapung di Banjarmasin Ini Disebut Sempat ‘Mati Suri’, Kini…
Pembangunan jalan tol ini akan dimulai selama 33 bulan yaitu, sejak Juli 2024 hingga mempunyai target rampung pada Maret 2027 serta dapat dioperasikan pada April 2027.
Jalan tol ini nantinya akan dibangun dengan mengandalkan struktur full elevated di atas JORR eksisting dengan total jumlah lajur yakni 2×2 selebar 3,5 meter.
Jalan Tol JORR ini akan memiliki 3 on/off ramp yakni on/off ramp yang akan terkoneksi dengan jalan arteri Pondok Indah, tersambung pada on/off ramp jalan arteri Bambu Apus, serta tersambung pula pada off ramp jalan Tol Jagorawi.
Miftachul Munir selaku Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) berharap dengan adanya jalan tol JORR ini dapat mengurangi kepadatan kendaraan serta lalu lintas di JORR eksisting
Omar Dani Hassan juga mengungkap jika Proyek Pembangunan Jalan Tol JORR Elevated Cikunir – Ulujami ini akan menjadi salah satu proyek pembangunan jalan tol terbesar di Jakarta. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi