Mengenal Upacara Hari Raya Tumpek Landep, Tradisi yang Masih Ada dan Dilakukan oleh Umat Hindu di Bali

inNalar.com – Bali merupakan salah satu provinsi yang terkenal di Indonesia. Denpasar adalah ibu kota dari provinsi ini.

Bagi umat Hindu yang ada di Bali, sudah terkenal dengan banyaknya perayaan serta hari raya. Salah satunya yaitu melaksanakan upacara Hari Raya Tumpek Landep.

Dilansir dari Disbud Pemerintah Kabupaten Buleleng, tradisi Tumpek Landep ini diperingati ketika Saniscara Kliwon wuku Landep setiap 6 bulan sekali.

Baca Juga: Hasil Prediksi Cuaca BMKG untuk Wilayah Bandung Hari Ini, 6 November 2022: Hujan Ringan sejak Siang Hari

Arti dari kata Tumpek sendiri adalah turun, yang maknanya berkembang menjadi peringatan.

Sedangkan kata Landep berarti Tajam atau ketajaman.

Adapun ketajaman itu layaknya (disimbolkan) sebagai senjata yang berbentuk lancip/runcing seperti keris, tombak dan pedang.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Sagitarius Hari Ini, 6 November 2022: Habiskan Waktu Dengan Pasangan Anda!

Akan tetapi, senjata lancip itu saat ini sudah semakin meluas pengertiannya.

Tidak hanya keris, tombak serta pedang, benda-benda hasil cipta karsa manusia yang dapat mempermudah hidup.

Diantaranya seperti sepeda motor, mobil, mesin, komputer dan sebagainya. Benda-benda itulah yang diupacarai.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 6 November 2022: Yakin dengan Pasangan, Segeralah Menikah!

Akan tetapi ada satu hal yang tidak boleh disalah artikan, dalam konteks itu umat bukanlah menyembah benda-benda teknologi.

Namun, para umat memohon kepada Ida Sang Hyang Widi dalam manifestasinya sebagai Ida Bhatara Sang Hyang Pasupati yang telah menganugerahkan kekuatan pada benda tersebut sehingga betul-betul mempermudah hidup.

Dalam upacara Hari Raya Tumpek Landep Tumpek Landep, Landep yang diartikan tajam mempunyai filosofi.

Baca Juga: Cek Hasil Prakiraan Cuaca BMKG untuk DI Yogyakarta, Minggu 6 November 2022: Dominan Hujan Ringan dan Berawan

Yang berarti Tumpek Landep merupakan tonggak penajaman, citta, budhi serta manah (pikiran).

Dengan demikian umat diharapkan selalu berperilaku berdasarkan kejernihan pikiran sesuai dengan landasan nilai – nilai agama.

Dengan memiliki pikiran yang suci, umat juga dapat mampu memilah serta memilih mana yang baik dan mana yang buruk.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Aquarius Hari Ini Minggu 6 November 2022: Usaha Kamu di Aspek Ini Kan Buahkan Hasil

Hari raya Tumpek Landep adalah hari raya mengandung arti permohonan, ungkapan rasa syukur dan terima kasih kepada Sang Pencipta yang telah memberikan kemudahan, rahmat dan ketajaman pikiran.

Pada hari itu juga manusia dan umat Hindu khususnya di Bali di ajarkan agar dapat mempergunakan dan memanfaatkan benda yang terbuat dari logam untuk kesejahteraan dan kemakmuran dalam menjalankan kehidupan.

Selanjutnya, dilansir dari Kemenkeu, pada umumnya Upacara Hari Raya Tumpek Landep ini dilakukan dengan menghaturkan tumpeng putih berisi ayam, ikan asin, terasi merah, sedah, dan buah-buahan ke Merajan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG untuk Wilayah DKI Jakarta Hari Ini, 6 November 2022: Waspada Ada Potensi Hujan Petir

Pada sarana yang akan diupacarai dihaturkan sesayut jayeng prang, sesayut kusuma yudha, suci, daksina, peras, dan canang.

Babantenan ini diayabkan kepada semua sarana tadi dengan puja astawa dipersembahkan kepada Sanghyang Pasupati. Tata cara upacara ini sangat berbeda-beda sesuai dengan sirna atau drstanya masing-masing.

***

 

Rekomendasi