Mengenal Mukomuko, Pakaian Adat Bengkulu yang Menang Busana Terbaik HUT RI ke-78, Ternyata Gabungan Adat Lain!

inNalar.com – Hari kemerdekaan Indonesia ke – 78 presiden hingga pejabat lainnya kompak memakai baju adat yang ada di Indonesia.

Pakaian adat Bengkulu menjadi sorotan hingga menjadi salah satu pemenang busana terbaik waktu hari kemerdekaan Indonesia ke – 78

Ibu Greti adalah orang yang memakai pakaian adat Bengkulu dan menjadi pemenang busana terbaik ke 2 setelah pakaian adat NTT.

Berbicara soal pakaian adat semua daerah di Indonesia pasti memiliki pakaian pakaian adat sebagai salah satu ciri tempat atau suku yang mereka tinggali.

Baca Juga: KADIN Membangun Green Airport di Kalimantan Timur Sampai Melibatkan Investor Kanada?

Seperti pakaian adat Bengkulu yang hampir mirip dengan pakaian adat melayu, karena pakaian adat Bengkulu itu campuran dari beberapa daerah.

Pakaian adat Bengkulu itu campuran dari melayu, melayu Riau, melayu Deli, Jambi, Palembang, dan Lampung.

Penduduk dari Bengkulu memakai pakaian adat khas daerahnya ketika ada acara acara penting seperti pernikahan, festival, dan ketika ada acara pertemuan petinggi suku.

Pakaian adat Bengkulu banyak sekali beragam macamnya, tetapi mempunyai kesamaan identik dari warna yaitu selalu menggunakan warnah merah.

Baca Juga: Jambi Jadi Salah Satu Daerah Penghasil Migas Terbesar, Tapi Negara Malah Rugi Rp54 Miliar, Kok Bisa?

Bisa dilihat saat hari kemerdekaan Indonesia ke – 78, pakaian adat Bengkulu yang dipakai oleh ibu Greti berwarna merah.

Nama salah satu pakaian adat Bengkulu yaitu pakaian adat Mukomuko biasanya dipakai oleh pihak perempuan ketika acara pernikahan.

Pakaian adat Mukomuko ini juga adalah jenis pakaian yang dipakai ibu Greti, dengan menggunakan rok songket dan baju bertabur.

Rok songket dibuat dengan cara ditenun menggunakan tangan dan dihiasi renda renda berwarna kuning keemasan.

Baca Juga: Sudah Jarang Ditemui, Rumah Adat Khas Lampung Ini Digunakan Untuk Pertemuan Adat, Atapnya Pakai Ilalang?

Detail dari baju adat Mukomuko ini bergambarkan bunga matahari yang terbentuk sekitar leher atau kerah baju dan berhiaskan manik manik.

Hingga ada hiasan kepala seperti mahkota yang berwarna emas, dan bagian lengan yang tidak dikerut dari atas sampai bawah atau bisa disebut dengan lengan licing.

Beda halnya untuk pakaian adat laki laki, karena pakaian adat Bengkulu mempunyai komponen dan filosofi yang berbeda untuk pakaian adat perempuan dan laki laki.*** (Dini Eka Wulansari)

 

Rekomendasi