Mengenal Hewan Langka Misterius Asal Kalimantan Barat, Benarkah Ada Biawak Tak Bertelinga?

inNalar.com – Hewan misterius yakni Biawak tak bertelinga merupakan salah satu hewan endemik yang berada di Provinsi Kalimantan.

Biawak tanpa telinga ini ditemukan pertama kali oleh para peneliti di Sampah daun yang dekat sungai di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat pada tahun 2008.

Para peneliti menjuluki hewan misterius ini dengan nama fosil hidup , karena reptil ini hidup di saat hewan-hewan lainnya telah punah sejak lama.

Baca Juga: 1,5 Jam dari Medan, Pasar Tradisional di Deli Serdang Ini Punya Mata Uang Sendiri, Rupiah Tidak Berlaku?

Habitat Biawak tanpa telinga ini dapat ditemukan di dekat perairan sungai, dan hewan ini merupakan yang lebih aktif pada malam hari atau dikenal dengan nocturnal.

Hewan misterius ini termasuk ke dalam hewan semi-akuatik atau yang terkadang dapat hidup di udara dan terkadang di darat.

Reptil ini merupakan satu-satunya anggota dari famili Lanthanotidae yang ditemui di wilayah Kalimantan.

Baca Juga: Habiskan Rp1,9 Triliun, Proyek Bendungan di Kupang NTT yang Dapat Aliri Lahan 310 ha Ini Sempat Kena Protes

Biawak ini juga merupakan satwa endemik Kalimantan, yang uniknya jika dilihat sekilas binatang ini mirip naga atau binatang purba yang sering ditemui di film-film.

Dilansir inNalar.com dari KLHK, Biawak tanpa telinga adalah hewan yang jarang sekali muncul sehingga perilakunya kurang dapat diamati.

Ciri umum dari hewan misterius ini adalah, tidak terdapat lipatan gular, telinga luar dan hidung yang tumpul.

Baca Juga: Letak Geografis di Indonesia Menjadi yang Terindah Sekaligus Juga Paling Mengerikan, Mengapa?

Selain itu, Biawak tak bertelinga memiliki kelopak mata yang transparan dan lebih rendah dibandingkan deNgan hewan lain yang masih sepesies di dekatnya.

Keunikan lainnya terdapat pada kulit yang berisi gerigi-gerigi yang mirip dengan kulit pada buaya, dengan corak warna tubuh bagian atas coklat tua dan dibagian perut berwarna coklat muda.

Biawak tak bertelinga ini juga memiliki ekor yang panjang yang juga terdapat gerigi seperti buaya.

Ada Pula pada bagian kaki terdapat lima jari kaki dengan ukuran panjangnya antara 42 sampai 55 sentimeter.

Badan dan ekor reptil ini berbentuk silinder serta kaki yang memiliki ukuran pendek serta dilengkapi dengan kuku yang tajam.

Berdasarkan ukurannya, biawak tanpa telinga ini merupakan hewan berukuran sedang di kelasnya. Biawak tak bertelinga yang telah berumur dewasa memilki panjang 420 hingga 550 mm.

Para ahli memperkirakan jika spesies biawak tanpa telinga ini hanya terdapat di 2 tempat yakni Serawak (Malaysia) & Kalimantan Barat (Indonesia).

Meski begitu, hal tersebut belum dapat dipastikan, disebabkan jumlah polusi dan pola penyebarannya sulit ditentukan.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar, Biawak Tanpa Telinga tersebut termasuk dalam daftar satwa pembohong yang dilindungi yang diberi nama Lanthanotus borneensis .***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]