

inNalar.com – Istilah stoicisme yang ramai dibicarakan akhir-akhir ini merupakan sebuah konsep hidup di mana seorang menentukan bagaimana cara mereka untuk hidup bahagia.
Ternayata stoicisme sendiri ditemukan oleh seorang filsuf bernama Zeno dari Kition, Yunani. Zeno memiliki pandangan bahwa penyebab sebagian penduduk Athena menderita adalah karena mereka menginginkan sesuatu yang tidak mereka miliki atau takut kehilangan sesuatu yang mereka cintai.
Intinya stoicisme adalah filosofi yang mengajarkan tentang pentingnya pengembangan diri, pentingnya internal dan segala sesuatu yang bisa kita kontrol.
Ada 4 ajaran penting ala stoicisme yang bisa kita terapkan sehari-hari agar hidup lebih bahagia.
1. Kurangi Mengeluh Bahkan ke Diri Sendiri
Kutipan kalimat ini berasal dari Marcus Aurelius, Raja Kerajaan Romawi. Kata Marcus saat kita mengeluh kita sedang mengeluarkan energi kita ke luar.
Situasi semacam itu pada akhirnya nanti kita justru mengkhawatirkan sesuatu di luar kontrol kita.
Baca Juga: Ditemukan Tahun 1940! Harta Karun Sambas di Kalimantan Barat Ini Justru Disimpan di Museum British?
2. Jangan Cerita Tentang Pengembangan Dirimu
Kalimat ini berasal dari Epictetus seorang budak dari Yunani yang akhirnya menjadi filsuf stoicisme. Dari kutipan di atas Epictetus menjelaskan bahwa banyak sekali orang yang menyuarakan pengembangan diri mereka.
Tujuannya mereka memiliki ekspektasi akan dipuji atau mencari perhatian dari orang sekitarnya.
Padahal stoicisme mengajarkan bahwa perkembangan diri asalnya dari dan untuk diri kita sendiri.
Baca Juga: Negara Ini Sengaja Melemahkan Mata Uangnya untuk Mendapatkan Keuntungan Ekonomi, Kok Bisa?
3. Lakukan Seluruh Hal Secukupnya
Kalimat ini diucapkan oleh Musonius Rufus seorang filsuf stoicisme dari Romawi. Jika hal ini diterapkan pada urusan makan dan minum, maka orang-orang penganut Stoicisme akan makan secukupnya, pelan-pelan dan mindful.
Hal ini juga bisa diterapkan pada segala aspek kehidupan, orang-orang yang menerapkan stoicisme akan hidup penuh dengan kesadaran.
Lalu mereka benar-benar hidup di masa sekarang, tidak menyesali masa lalu ataupun mengkhawatirkan masa depan.
4. Perbanyaklah Mendengar dari pada Berbicara
Ajaran selanjutnya merupakan kalimat yang diucapkan oleh pendiri Stoicisme langsung, Zeno of Citium.
Ia mengajarkan bahwa manusia memiliki dua telinga dan satu mulut tujuannya agar manusia bisa lebih banyak mendengar daripada berbicara.
Nah itu dia empat ajaran penting ala Stoicisme yang bisa diterapkan sehari-hari agar hidup lebih tenang, bahagia dan bebas dari overthinking. ***