Mengenal Danau Toba, Tempat Dijadikannya Aquabike Jetski World Championship 2023 yang Panjangnya Capai 100 km

InNalar.com – Terdapat ajang perlombaan tingkat internasional yang akan diselenggarakan di daerah Sumatera Utara.

Perlombaan tersebut adalah Aquabike Jetski World Championship yang akan diadakan pada 22 hingga 26 November 2023.

Tepatnya, perhelatan tingkat dunia ini akan dilakukan di danau terbesar di Indonesia, yaitu danau Toba.

Baca Juga: Diadakan 5 Hari di Danau Toba Sumatera Utara, Aquabike Jetski World Championship Miliki Kompetisi Perahu Naga?

Selain akan dilakukan selama 5 hari di Sumatera Utara, nantinya perlombaan ini akan dibagi menjadi 2 kategori lomba.

Lomba pada kategori pertama yaitu endurance yang diadakan pada hari ke-1 hingga hari ke-3.

Pada kategori pertama, lomba ini akan diadakan pada Kabupaten Dairi, Karo, dan Samosir.

Baca Juga: Diadakan di Danau Toba, Aquabike Jetski World Championship Mampu Tingkatkan 70 Persen Ekonomi Sumatera Utara

Sedangkan pada hari ke-4 dan 5 nantinya akan diadakan di kabupaten Toba dengan lomba circuit.

Adapun pemilihan perhelatan dunia ini nantinya akan dilakukan di danau Toba.

Seperti yang diketahui, danau Toba merupakan danau terbesar di Indonesia.

Baca Juga: Tak Jauh dari Danau Toba, Air Terjun di Sumatera Utara Ini Berada di Ketinggian 1300 Mdpl, Tebak Namanya….

Tentu tak heran jika danau terbesar ini mampu dipilih menjadi tempat perlombaan air tingkat internasional.

Dilansir InNalar.com dari Kemdikbud, danau Toba sendiri memiliki panjang hingga 100 km dengan lebar 30 km.

Memiliki titik terdalamnya mencapai lebih dari 505 meter, tentu akan sesuai jika danau terbesar ini jadi yang terbesar di Indonesia.

Tidak hanya jadi yang terbesar di Indonesia, bahkan danau Toba juga dinobatkan menjadi danau vulkanik terbesar di dunia.

Berdasarkan sejarahnya, sebenarnya danau ini dulunya merupakan sebuah gunung api purba yang aktif.

Akan tetapi, sekitar 74 ribu tahun yang lalu ternyata gunung ini mengalami ledakan super volcano yang maha dahsyat.

Bagaimana tidak disebut maha dahsyat, sebab diperkirakan ledakannya saja berhasil menyebabkan kepunahan masal pada makhluk hidup di bumi.

Selama ledakan terjadi, gunung api purba ini sampai mengeluarkan sebanyak 2.800 km kubik material vulkanik.

Bahkan abunya saja sampai menyebar hingga sejauh 9.000 km.

Karena itulah kala itu iklim bumi sampai mengalami perubahan drastis hingga suhu bumi yang menurun drastis.***

 

Rekomendasi