Mengejutkan! 5 Daerah Termiskin di Provinsi Sumatera Barat ini Alami Ketimpangan Sosial, Daerahmu Masuk?

inNalar.com – Kekayaan sumber daya alam di Sumatera Barat tidak menjamin kekayaan daerahnya.

Ada pula daerah-daerah di Sumatera Barat yang tergolong termiskin dibandingkan daerah lain.

Ada banyak faktor yang menyebabkan daerah di Sumatera Barat jadi yang termiskin.

Baca Juga: Berkonsep Ramah Lingkungan, Sekolah di Bali Ini Disebut Paling ‘Hijau’ di Indonesia dan Dunia

Bisa karena penduduk di daerah tersebut kurang mampu mengelola sumber daya laut, pertanian, kebun, dan pertambangannya.

Mirisnya di tengah kekayaan alam dan potensi wisata mancanegara, masih ada beberapa daerah di Sumatera Barat yang tergolong miskin.

Berikut sejumlah daerah di Sumatera Barat yang masuk kategori termiskin dan butuh perombakan sistem ekonomi masyarakatnya.

Baca Juga: Kalahkan Pekanbaru, Daerah Ini Sukses Rebut Gelar Sentranya Orang Pintar di Riau, Bisa Tebak?

1. Kabupaten Sijunjung

Kabupaten Sijunjung mempunyai sumber daya alam yang luar biasa.

Namun daerah ini termasuk salah satu kabupaten termiskin di Sumatera Barat.

Komoditi utama Kabupaten Sijunjung adalah karet, kelapa sawit, coklat, kelapa, manggis, dan kopi.

Baca Juga: Satu-satunya di Kalimantan Barat, Danau di Sanggau Ini Punya Pondok Terapung, Berasa di Swiss

Potensi kekayaan alam tersebut sayangnya kurang bisa dikembangkan.

Sehingga menurut data BPS 2021, penduduk miskin di daerah ini mencapai 16,28 persen.

Kabupaten Sijunjung juga mengalami peningkatan kasus stunting hingga 7 persen selama masa pandemi.

2. Kabupaten Pesisir Selatan

Daerah ini juga masuk dalam golongan termiskin di Sumatera Barat.

Penduduk miskin di daerah ini mencapai 7,11 persen atau 35 ribu jiwa setiap tahunnya.

Angka kemiskinan di Kabupaten Pesisir Selatan pada tahun 2021 meningkat jadi 37.410 jiwa.

Kabupaten Pesisir Selatan mengandalkan pendapatannya dari sektor pariwisata.

Sedikitnya ada 20 objek wisata di Kabupaten Pesisir Selatan yang cukup indah untuk dikunjungi.

Salah satunya Ngarai Mendeh yang pemandangannya tak kalah indahnya jika dibandingkan dengan Labuan Bajo.

3. Kabupaten Solok

Kabupaten Solok masuk dalam daerah terkaya di Sumatera Barat.

Tapi sayangnya daerah ini juga menduduki posisi ketiga sebagai daerah dengan jumlah penduduk miskin 7,12 persen (2022).

Dalam tiga tahun terakhir penduduk miskin di Kabupaten Solok meningkat terus.

Padahal daerah ini punya potensi komoditas cengkeh, ubi jalar, bawang merah, bawang putih, kentang, tomat, wortel, dan hasil pertanian lainnya.

4. Kabupaten Mentawai

Kabupaten Mentawai menyimpan beragam destinasi wisata yang menakjubkan.

Terutama untuk wisata pantai di Kabupaten Mentawai terkenal karena ombaknya yang cocok untuk selancar.

Banyak peselancar profesional mendatangi Kabupaten Mentawai untuk menjajal ombak di sana.

Sektor wisata ini berpotensi meningkatkan taraf ekonomi penduduk Mentawai.

Namun sayangnya pada 2022 terdapat 13,97 persen warga Mentawai yang ada di bawah garis kemiskinan.

5. Kabupaten Tanah Datar

Di daerah ini angka kemiskinannya mencapai 4,44 persen pada 2022.

Menurut Bupati Tanah Datar, kemiskinan di Tanah Datar sudah mencapai 6,04 persen.

Tak hanya potensi komoditas yang bisa dikembangkan di Kabupaten Tanah Datar.

Sehingga masih banyaknya warga miskin yang ada di daerah ini.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]