

inNalar.com – Kabupaten Dharmasraya di Sumatera Barat terdapat bendungan terbesar yang beroperasi sejak tahun 2006.
Bendungan terbesar di Sumatera Barat itu diperkirakan mampu untuk mengairi lahan pertanian seluas 5.000 hektar.
Sejak adanya bendungan terbesar di Sumatera Barat ini, banyak masyarakat sekitar yang menggunakannya sebagai objek wisata.
Tak sedikit ketika hari libur tiba masyarakat di Kabupaten Dharmasraya mendatangi bendungan terbesar di Sumatera Barat ini.
Selain itu, bendungan terbesar di Sumatera Barat ini juga digunakan sebagai sumber air bersih masyarakat sekitar.
Dikutip dari Youtube Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, bendungan terbesar itu bernama Bendungan Batang Hari atau lebih dikenal sebagai Bendungan Batu Bakawik.
Baca Juga: Dulu Sering Jadi Pusat Nongkrong, Inilah 5 Kafe yang Tutup Permanen di Kawasan Kavling DPR Sidoarjo
Bendungan Batang Hari terletak 7 kilometer dari Pulau Punjung, Ibu Kota Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat.
Jika dari Bandara Internasional Minangkabau, Bendungan Batang Hari berjarak 205 kilometer.
Bendungan tersebut tebentang di aliran Sungai Batang Hari dengan pemandangan hijau perbukitan yang memukau mata.
Untuk menikmati Bendungan Batang Hari bisa dengan menggunakan perahu yang disewakan masyarakat sekitar.
Selain itu, di dalam bendungan tersebut juga terdapat banyak ikan patin yang ukurannya besar-besar.
Aliran sungai Batang Hari menyambung hingga menuju ke Jembatan Kabel Sungai Dareh.
Pemandangan di jembatan itu juga tak kalah indah dengan Bendungan Batang Hari.
Pemkab Dharmasraya sudah berencana akan mengembangkan potensi wisata di Bendungan Batang Hari.
Seperti menyediakan kapal wisata, jetsky, dan perahu yang lebih proporsional.
Tak sedikit wisatawan yang mengunjungi Bendungan Batang Hari mengabadikannya dengan saling berfoto.
Jika tertarik untuk mengunjunginya maka datanglah ke Kabupaten Dharmasraya di Sumatera Barat.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi