Menelisik ‘Nepal Van Java’, Dusun Tertinggi di Lereng Gunung Sumbing, Kabupaten Magelang yang Capai 1750 Mdpl

inNalar.com – Nepal Van Java berada di Dusun tertinggi yang memiki ketinggian 1750 mdpl di Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Lokasi indah yang memanjakan mata sebenarnya bernama Dusun Butuh, sebagaimana melansir informasi resmi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Dijuluki Nepal Van Java karena rumah dibangun seolah bertumpuk di lereng gunung Sumbing. Seperti halnya, desa Namse Bazar di Nepal.

Baca Juga: Wilayahnya Jadi Penghasil Wayang! Desa Wisata di Klaten Jawa Tengah Suguhkan Budaya dengan Cara Unik

Melansir dari YouTube @Jelajah Bumi, ternyata dusun ini juga mendapatkan predikat sebagai dusun tertinggi di Magelang. Tak jarang kabut dan awan menyelimuti pagi.

Suhu di kawasan ini cukup dingin. Pada siang hari bisa mencapai 20-22 derajat Celcius. Sedangkan, pada malam hari mencapai 16-18 derajat Celcius.

Selain itu, curah hujan di dusun Butuh terbilang tinggi. Sebab, tempat ini menjadi daerah tangkapan hujan.

Baca Juga: Magelang Raih Peringkat Pertama Sumbang Pondok Pesantren dan Santri Terbanyak di Jawa Tengah, Disusul Semarang

Saat ini penduduk yang mendiami wilayah ini lebih dari 2500 jiwa yang terdiri dari 610 kepala keluarga.

Sebagai informasi, dusun Butuh menjadi jalur pendakian menuju gunung Sumbing. Tempat yang tidak populer di kalangan wisatawan.

Namun, pada 2019 masyarakat setempat yang menghuni rumah berbentuk landscape mulai mengecat ulang rumah dengan warna-warni.

Baca Juga: Disebut Jadi Kampung Miliader, Desa di Wonogiri Jawa Tengah Ini 60 Persen Warganya Merantau dan Berdagang

Tentunya, inovasi ini membuat daya tarik wisatawan semakin meningkat untuk berkunjung ke Nepal Van Java.

Tidak hanya kampung warna-warni, namun Nepal Van Java juga kaya akan pesona alam yang masih asri seperti ladang pertanian bertingkat, pegunungan dan pepohonan hijau.

Pada awalnya ini merupakan lahan terasering dan lama kelamaan menjadi perumahan padat penduduk.

Menariknya, ada jalanan setapak di tengah perkampungan tertinggi ini yang menjadi akses utama bagi penduduk dan wisatawan.

Mayoritas penduduk di lereng gunung Sumbing bekerja sebagai petani sayuran dengan menanam cabai, kentang dan bawang di petak ladang mereka.

Kemajuan wisata Nepal Van Java tidak dapat dipungkiri mampu meningkatkan perekonomian warga sekitar.

Adanya berbagai fasilitas yang disediakan oleh warga seperti homestay, ojek pendakian, jasa pemandu wisata dan sebagainya.

Sehingga bisa dikatakan bahwa dusun Butuh memiliki suasana yang sangat kontras dengan kehidupan perkotaan.

Singkatnya, Indonesia melalui Nepal Van Java seperti tanah surga tersembunyi di balik luar biasanya pesona alam di lereng gunung Sumbing.***

 

Rekomendasi