

inNalar.com – Indonesia sendiri memliki berbagai pulau yang tersebar diwilayahnya, mulai dari Sabang sampai Marauke, dan dari Miangas hingga Pulau Rote.
Pulau miangas merupakan salah satu pulau terluar milik indonesia yang sering terlupakan oleh warga Indonesia itu sendiri.
Seacara jarak, pulau Miangas sebenarnya lebih dekat dengan Filipina, jarak antara Miangas dan Filipina hanya sekitar 83 kilometer.
Baca Juga: Kenali ‘Pulau Seribu Sungai’ Julukan Kalimantan yang Miliki Puluhan Sungai, Bakal Jadi Markas IKN
Miangas sebagai pulau terluar di Indonesia ini juga di sebut sebagai pulau paling utara Indonsesia dengan garis koordinat 05 derajat 33 meni15 detik lintang utara.
Mempunyai luas 3,15 kilometer persegi Pulau Miangas ini memiliki wilayah perkebunan seluas 127 hektar, bandar udara seluas 23 hektar, padang rumput seluas12 hektar, rawa-rawa 44 hektar dengan pemukiman penduduk seluas 4 hektar.
Jumah penduduk ini Pulau Miangas ini bejumlah 820 jiwa, dengan mayoritas suku yang ada adalah suku Talaud.
Miangas sendiri memiliki arti yakni ‘terkena pembajakan’, uniknya pulau ini memilki beberapa nama lain diantaranya, Wui batu, tinoda, dan Paimas.
Wui batu (dilihat seperti batu dari jauh), Tinonda (Orang dari nuansa berlayar kemari atau singgah dipulau ini) dan Paimas (pohon pinang atau pohon palem yang ditanam oleh orang filipina).
Pualu ini juga menimpan keindahan terutama bagi mereka sang pecinta diving, pantai dengan pasir putih bersihnya dan didampingi dengan hamparan laut biru yang tenang.
Binatang laut pun begitu beragam serta sangat terjaga kelestaraiannya di pulau Miangas ini.
Dilansir inNalar.com dari Universitas STEKOM, pulau yang titik nya terluar dari Indonesia ini sangat rawan akan masalah perbatasan, terorisme hingga penyeludupan.
Faktnya Pulau Paling Utara milik Indonesia ini sempat menjadi rebutan oleh negara Amerika dan negara Belanda bahkan sampai masuk ke pengadilan internasional pada tahun 1932.
Kedua negara tersbeut merebutkan pulau ini dikarenakan lokasi pulau ini nagat lah strategis yakni berada di perbatasan Indonesia dan Filipina, meski ekonomi di Pulau Miangas rendah.
Miangas berada di perbatasan antara Indonesia dan juga Filipina yang masuk wilayah Protektorat Amerika dan di sebelah utara Pulau Nan Nusa Indonesia yang masuk wilayah neaderlines s indies.
Amerika kembali menghadapi Belanda Pada tahun 1989 dalam perebutan Pulau Miangas di pengadilan Arbitrase Internasional.
Kedua negara tersebut meminta pengadilan Arbitrase Internasional untuk memutuskan apakah pulau tersebut masuk ke dalam wilayah Belanda atau Amerika.
Lalu apakah Pulau ini menjadi hak milik penemu pertama yaitu Spanyol meskipun tidak menunjukkan otoritas kekuasaannya terhadap wilayah tersebut.
Atau bahkan Pulau tersebut menjadi wilayah negara yang secara berkelanjutan menunjukkan kedaulatan terhadapnya.
Hasil keputusan pengadilan Arbitrase menyatakan Pulau Miangas masuk ke dalam wilayah Belanda atau Indonesia dan keputusan ini masuk ke dalam Traktat Paris atau Paris Treaty.
Letaknya yang berada di utara Indonesia, tentunya Pulau ini sangat dekat dengan Filipina bahkan jarak ke Davao, Filipina hanya 200 kilometer lebih dekat ketimbang 500 kilometer ke Manado, Indonesia.
Masyarakat di wilayah pulau ini mengandalkan kekayaan laut untuk menyambung hidup sehari-hari yang sebagian besar bekerja sebagai nelayan.
Keunikan lainnya di pulau ini adalah, dalam perdagangan masih memberlakukan sistem barter dan sistem ini dianggap legal di Pulau ini.
Penduduk setempat pun memnbgungkap jika terdapat beberpa akerajaan di wilayah tersebut, yakni Sangir, Talaud dan Sitaro, Tabukan dan Kalongan.
Diketahui jika di tahun 2014 lah terjadi peresmian anatar Indonesai dan Filipina tentang perbatasan laut dengan mengakui jika WIlayah Pulau Miangas merupkaan bagian dari perairan Indonesia.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi