

inNalar.com – Arab Saudi merupaka sebuah negara kaya yang kini tengah memproyeksikan beberapa mega proyek ambisiusnya.
Salah satu mega proyek di Arab Saudi ini dikenal dengan nama NEOM City.
NEOM adalah sebuah kota perdagangan bebas masa depan yang dirancang oleh Kerajaan Arab Saudi.
Dilansir inNalar.com dari neom.com, kata Neom berasal dari dua kata yakni tiga huruf pertama ‘neo’yang berarti baru dan huruf M adalah huruf pertama dari ‘Mustaqbal’ yang berarti masa depan.
Luas dari kota ini rencananya mencapai 26.500 km2 dan melintasi 3 negara sekaligus yakni Arab Saudi, Mesir, dan Yordania.
Proyek kota NEOM ini merupakan salah satu langkah bagi Kerajaan Arab Saudi dalam melakukan diversifikasi ekonomi mereka.
Hal tersebut dilakukan seiring dengan menipisnya cadangan devisa negara dan rendahnya harga minyak di pasar global.
Maka dari itu, pemerintah kerajaan Arab rela menggelontorkan dana hingga 500 miliar USD atau setara Rp7,8 kuadriliun.
Pada tahun 2023, NEOM memperkenalkan beberapa destinasi baru di kota futuristik rancangannya ini.
Baca Juga: Bagikan Dividen Senilai Rp77,74 Miliar, PT Lautan Luas Tbk Gelar Konsolidasi Bisnis Air, Tujuannya…
Selain itu, NEOM juga memperkenalkan maskapai penerbangannya sendiri , serta Topian, perusahaan makanannya yang berjanji untuk membentuk kembali sistem pangan global.
Dalam salah satu pembaruan terbarunya, NEOM memperkenalkan Utamo, sebuah ruang acara inovatif yang memadukan keindahan alam dengan teknologi mutakhir.
Sistem audio-visual yang canggih akan memikat para tamu dengan pengalaman indrawi, menyelimuti mereka dalam keajaiban audio-visual saat mereka menjadi bagian dari pertunjukan itu sendiri.
Pada tahun 2024, Neom juga meluncurkan maskapai penerbangannya sendiri, yang dijadwalkan beroperasi penuh pada akhir tahun.
Maskapai ini bertujuan untuk memberikan pengalaman perjalanan yang komprehensif dan saling berhubungan bagi wisatawan, penduduk, dan mitra bisnis yang bepergian ke dan dari Neom.
Selain pelucuran maskapainya sendiri, Neom telah mengumumkan bahwa mereka akan menyambut dua properti hotel mewah dari Marriott International, Inc.
Hotel tersebut akan menempati resor ski futuristik pegunungan NEOM, Trojena.
Sementara itu, penyelesaian Trojena diharapkan selesai pada akhir tahun 2026.
Hal tersebut sejalan dengan rencana menyambut pengunjung dan penghuni baru menjelang Asian Winter Games yang dijadwalkan pada tahun 2029.***