

inNalar.com – Kerajinan Ata di Desa Tenganan Bali memang sudah ada sejak zaman dahulu.
Pada zaman dahulu kerajinan Ata digunakan sebagai alat upacara saat perang.
Dibalik itu, kerajinan Ata juga digunakan sebagai perlengkapan dalam persembahyangan.
Baca Juga: Destinasi Wisata Menara Merah Putih Ini Menghadap Ke Teluk Sabang, Berada di Pelayaran Selat Malaka?
Dilansir oleh inNalar.com dari akun Channel Youtube Bpnb Bali pada video berjudul Pertunjukan Daring – Kerajinan Tradisional Ata di Karangasem, Provinsi Bali, tahun 2021.
Ada tiga nilai yang terkandung dalam kerajinan Ata yang selalu digunakan oleh masyarakat Provinsi Bali.
1. Nilai Religius
Masyarakat Bali sering menggunakan kerajinan dari anyaman Ata untuk perlengkapan saat persembahyangan yang dijadikan sebagai tempat buah dan sesajen.
Salah satu kerajinan Ata yaitu Tamian juga digunakan untuk perlengkapan mekare-kare pada rangkaian upacara sambah atau persembahyang untuk para leluhur dan dewa perang di Desa Tenganan.
Oleh sebab itu, kerajinan Ata memiliki kandungan akan nilai religi yang tampak pada kegunaannya sebagai sarana sesaji atau pelengkap upacara di Provinsi Bali.
2. Nilai Sosial
Masyarakat atau pengrajin biasanya membuat kerajinan anyaman Ata dilakukan secara bersama-sama.
Kegunaan dari hasil produk kerajinan Ata ini sering digunakan untuk kegiatan adat hingga kegiatan suka cita lainnya secara bersama-sama, sehingga rasa sosial antar satu sama lain sangat kuat.
3. Nilai Ekonomi
Kerajinan Ata memiliki ragam bentuk dan motif yang terdapat dari hasil karyanya, seperti tas cantik, keben, kotak tisu, dan bentuk lainnya.
Hal ini membuat para penggunanya merasa puas dan nyaman saat memakainya.
Dikutip dari akun Channel Youtube Bpnb Bali pada video berjudul Pertunjukan Daring – Kerajinan Tradisional Ata di Karangasem, Provinsi Bali, tahun 2021.
I Wayan Sutrisna, selaku Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karangasem, mengatakan bahwa kegiatan kerajinan Ata ini sangat membantu perekonomian masyarakat sekitar.
Kerajinan Ata memiliki unsur seni yang terdapat dalam tampilan dan inovasi dalam pembuatannya, sehingga kreativitas pengrajin akan sangat berpengaruh pada nilai jual.
Masyarakat pun bisa mengisi waktu luang dengan membuat kerajinan anyaman Ata dan menjualnya, sehingga mendapatkan penghasilan tambahan untuk kebutuhan hidup bersama para keluarga.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi