Menanti Realisasi Jembatan Megah Bitung-Lembeh, Pemprov Sulawesi Utara Anggarkan Rp 3 T, Sudah Tahap Apa?

inNalar.com – Pemprov Sulawesi Utara tengah giat mengejar ambisi pengembangan transportasi guna memaksimalkan pertumbuhan ekonomi di wilayahnya.

Salah satu daerah yang disorot dalam rencana strategis Pemprov Sulawesi Utara guna kembangkan sistem transportasi yang terintegrasi ini adalah Pulau Lembeh.

Pada tahun 2019, Pemprov Sulawesi Utara menyajikan sebuah grand design transportasi di Pulau Lembeh, yang salah satunya ialah pembangunan jembatan penghubung dua daratan.

Baca Juga: Membentang 1.773 KM, Benarkah Jalan di Kalimantan Barat Ini Bisa Pindahkan Orang ke Negeri Jiran?

Dalam rancangannya, jembatan yang diperkirakan panjangnya kurang lebih 1.000 meter ini bakal menghubungkan daratan kota Bitung dan Pulau Lembeh.

Rencana strategis yang dirancang oleh Pemprov Sulawesi Utara ini tidak hanya soal merealisasikan jembatan sebagai penghubung dua daratan saja.

Ada beberapa alasan mengapa jembatan Bitung – Lembeh ini dianggap penting bagi Pemprov Sulawesi Utara, di antaranya sebagai berikut.

Baca Juga: Termahal di Kalimantan Timur, Jembatan dengan Investasi 15,53 Triliun Ini Membentang di Atas Teluk

Pertama, Pulau Lembeh sejauh ini masih mengandalkan jalur transportasi laut, sehingga jarak dan waktu tempuh menjadi kurang fleksibel jika akses dari kota Bitung menuju Pulau Lembeh hanya ditumpu pada satu titik saja.

Kedua, Pulau Lembeh merupakan destinasi wisata laut yang sudah sangat dikenal oleh wisatawan lokal hingga mancanegara.

Setidaknya ada sekitar 30 spot diving dan snorkeling yang menjadi agenda favorit wisatawan yang berlibur ke Pulau Lembeh.

Baca Juga: Akan Jadi Gerbang Asia-Pasifik, Jembatan Terpanjang di Sulut ini Panjangnya 1.700 m, Penghubung Kep Talaud?

Ketiga, Pulau Lembeh diketahui memiliki komoditi unggulan kelapa, perikanan hasil laut, dan rempah-rempah.

Dengan adanya jembatan, pelabuhan, dan bandara, tentu potensi penghasilan ekonomi dari ketiga sektor unggulan yang dimiliki Pulau lembeh dapat dicapai dengan menekan biaya transportasi dan distribusi logistik.

Rancangan Pemprov Sulawesi Utara ini sangat disambut baik oleh masyarakat Bitung dan terutama bagi Pulau Lembeh.

Pasalnya, nantinya masyarakat di seluruh dunia tak hanya mengenal Manado dengan keindahan taman laut Bunakennya saja.

Semakin banyak titik pariwisata berkelas dunia yang dapat dimaksimalkan dari Pulau Lembah untuk kemajuan berbagai daerah di Provinsi Sulawesi Utara.

Adapun jembatan Bitung-Lembeh ini nantinya akan menjadi penunjang fasilitas jalur transportasi lainnya seperti bandara, cable car, dan tol.

Dikutip dari laman resmi sulutprov.go.id pada Rabu, 2 Agustus 2023, bahwa nilai investasi awal untuk pembangunan jembatan Bitung – Lembeh ini diperkirakan mencapai Rp 3 triliun.

Progress proyek pembangunan jembatan penghubung dua daratan si Sulawesi Utara ini telah masuk pada tahap uji feasibility study.

Dilansir dari sumber terpercaya, dikabarkan bahwa pada tahun 2022, perkembangan realisasi jembatan Bitung – Lembeh ini sudah masuk tahap penyiapan lahan pembangunan.

Nantinya, panjang jembatan Bitung – Lembeh ini mencapai 1.000 meter dengan ketinggian mencapai 500 meter.***

Rekomendasi