Memiliki Jalur Pendakian Tersulit dan Menantang, Gunung di Sulawesi Selatan Ini Rawan Bikin Orang Nyasar

inNalar.com – Gunung di Sulawesi Selatan ini memiliki jalur pendakian tersulit dan menantang sehingga membutuhkan tenaga extra agar bisa asma api ke puncak dan kembali dengan selamat, gunung ini merupakan gunung api yang sudah tidak aktif

Diketahui bahwa gunung yang berada di Sulawesi Selatan ini masih serangkai dengan gunung Karaoke yang terkenal dengan jalur pendakian berat.

Gunung ini memiliki nama Gunung Tolangi Balease terletak di Kabupaten Luwu Utara, Kampung Bantimurung  Sulawesi Selatan. 

Baca Juga: Dapat Alokasi Dana 1,3 Triliun, Bandara di Kalimantan Utara Ini Malah Batal Dibangun, Ada Masalah Apa?

Puncak dari Tolangi sendiri yaitu mencapai 3.016 mdpl sedangkan puncak dari Balease memiliki ketinggian hingga 2.894 mdpl.

Bahan estimasi untuk perjalanan pulang dan pergi dari Gunung Tolangi Balease memiliki estimasi hingga 12 hari, sehingga membutuhkan stamina yang kuat dan juga fit.

Jalur untuk sampai puncak di Gunung Tolangi Balease Sulawesi Selatan tersebut mengandalkan tanda pada pohon yang berada di sana.

Baca Juga: Dijuluki Kota Pisang, Daerah Ini Malah Bikin Jawa Timur Jadi Penghasil Ekspor Udang Terbesar di Indonesia

Tanda pada pohon merupakan sebuah tanda yang dibuat oleh para pendaki sebelumnya yang dibuat menggunakan pita atau tali yang diikat di pohon.

Jika tidak ada tanda yang dibuat di pohon tersebut akan menyebabkan para pendaki kesasar dan juga tersesat sehingga hal tersebut sangatlah berbahaya.

Bukan hanya memiliki jalur yang sulit dan juga berat untuk di tempuh Gunung Tolangi Balease juga minim adanya sumber mata air.

Baca Juga: Murni Tanpa APBN, Ternyata Proyek Bandara di Kediri Jawa Timur yang Biayanya Rp 10,8 T Ini Didanai Oleh…

Bahkan sumber mata air yang ada di Gunung Tolangi Balease Sulawesi Selatan hanya ada di beberapa spot saja, untuk mencapai puncak gunung tersebut membutuhkan waktu hingga 7 hari lebih.

Memakan waktu yang banyak tentunya membutuhkan strategi sebelum pergi melakukan pendakian di Gunung Tolangi Balease Sulawesi Selatan. 

Para pendaki biasanya menggunakan cara survival, biasanya para para pendaki yang lebih dulu hiking akan meninggalkan potongan dari botol plastik yang memiliki desain seperti gelas untuk menampung air hujan.

Gelas tersebut akan ditinggalkan dan disiapkan untuk para pendaki selanjutnya yang datang di Gunung Tolangi Balease Sulawesi Selatan, kekompakan dan kerjasama tidak perlu diragukan lagi.

Karakteristikd dari Gunung Tolangi Balesea adalah memiliki hutan lumut dan memiliki karakter lembab sehingga harus berhati-hati ketika melakukan pendakian agar tidak terpeleset dan jatuh.

Untuk melakukan pendakian ke Gunung Tolangi Balease para pendaki harus menyiapkan pakaian yang menutup tubuh secara rapat agar tidak kemasukkan kerikil dan lintah yaitu hewan penghisap darah.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]