Memakan Dana Rp85 Miliar, Proyek Jalan Layang di Bantaian Sumsel Ini Malah Ambruk Hingga Menimpa Kereta yang Melintas

inNalar.com – Proyek jalan layang (Flyover) Bantaian di Desa Panang Jaya, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan dikabarkan ambruk pada Kamis, 7 Maret 2024.

BBPJN Sumsel menyebut bahwa ambruknya proyek jalan layang Bantaian disebabkan oleh kesalahpahaman atau miskomunikasi antar operator.

Berdasarkan keterangan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pekerjaan Flyover Bantaian Satker BBPJN Sumsel Surya Perdana di Muara Enim, mengungkapkan terkait kronologi kejadian.

Baca Juga: Mengenal Kucing Savannah, Anabul yang Sering Dikira Macan Tutul, Harganya Bikin Geleng-Geleng!

Kejadian ambruknya proyek jalan layang Bantaian di Desa Panang itu bermula saat para petugas hendak melakukan pemasangan balok girder dengan menggunakan crane penyanggah, seperti halnya jalur kereta.

Namun, tanpa disangka saat balok girder hendak diluncurkan, diduga operator aboument jembatan 1 dan 2 mengalami miskomunikasi.

Karena adanya miskomunikasi antar operator itulah yang akhirnya menyebabkan balok girder tersebut terangkat cukup tinggi.

Baca Juga: Siapkan Lahan Seluas 7 Ha, Pemprov Sulbar Bakal Bangun Depo Pertamina Baru di Kawasan Pelabuhan Palipi

Sehingga, crane pun terguling dan berujung menyebabkan balok girder yang terangkat ke atas jatuh.

Dikutip dari laman web antaranes.com, ambruknya proyek FO Bantaian ini mengakibatkan terganggunya aktivitas perjalanan KA di lokasi tersebut.

Selain menganggu aktivitas KA, ternyata ambruknya jalan layang di Muara Enim, Sumatera Selatan itu juga menjadi petaka yang tidak terduga.

Baca Juga: PSI Terbukti Kelebihan 5 Suara di Taipei, Saksi PDI Perjuangan: Ada yang Janggal

Diketahui, terdapat sebanyak sembilan orang yang menjadi korban atas ambruknya jalan layang tersebut.

Dua diantaranya yang merupakan pekerja dari proyek tersebut dilaporkan meninggal dunia.

Pembangunan Flyover Bantaian di Muara Enim, Sumatera Selatan diketahui telah dimulai sejak adanya penandatanganan kontrak kerja pada tanggal 1 Maret 2023 lalu.

Baca Juga: Telan Rp 2,2 Triliun, Bendungan Raksasa di Lebak, Banten Ini Terbesar se-Indo: Plus Hidupi 2 Provinsi

Sejak adanya penandatanganan tersebut pekerjaan segera dilakukan meskipun masih terdapat beberapa kendala yang cukup masif terkait pembebasan lahan.

Adapun terkai anggaran royek, diketahui FO Bantaian memakan dana kurang lebih sekitar Rp85 miliar.

Proyek Fly Over yang terletak di Muara Enim, Sumatera Selatan itu dibangun dengan skema multiyears selama 16 bulan.***

Baca Juga: Ganjar Pranowo Ngotot Ajukan Hak Angket, Pakar: Hasilnya Tak Dapat Batalkan Perhitungan Pemilu

Tag: Fly Over Bantaian, Jalan Layang Bantaian, Sumatera Selatan, Ambruk

 

Rekomendasi