

inNalar.com – Memasuki bulan Maret ini, umat Islam di seluruh dunia akan memuial kembali ibadah puasa di bulan Ramadhan 2023.
Muhammadiyah sendiri sudah menetapkan awal puasa Ramadhan 2023 atau 1444 Hijriah jatuh pada 23 Maret mendatang.
Sedangkan untuk 1 Syawal 1444 H atau Hari Raya Idul Fitri 2023 jatuh pada tanggal 21 April 2023.
Salah satu bulan yang dinantikan seluruh umat muslim di dunia adalah bulan Ramadhan. Selain melaksanakan puasa wajib, pada bulan Ramadhan ini, umat muslim berbondong-bondong untuk mengerjakan amal–amal kebaikan.
Puasa di bulan Ramadhan termasuk ke dalam rukun islam yang ke-3 dan dilaksanakan selama sebulan penuh. Ketika puasa, terdapat beberapa larangan/ hal- hal yang membatalkan puasa contohnya: makan dan minum di siang hari, keluar darah haid dan masih banyak lagi.
Lalu bagaimana dengan sahur?, Apa hukumnya jika tidak dilaksanakan? Apakah sahur membuat puasa tidak sah atau bahkan batal?
Baca Juga: Ramadhan 2023 : Golongan yang Boleh Membayar Fidyah untuk Melunasi Utang Puasa
Menurut bahasa, kata “ sahur” berasal dari bahasa arab “sahar” yang artinya malam atau waktu menjelang subuh. Sahur adalah sebuah kegiatan yang dilaksanakan umat muslim berupa makan dan minum sebelum melaksanakan puasa.
Sahur biasanya dilaksanakan pada saat dini hari sebelum subuh. Ada sebagian orang yang tidak melaksanakan puasa ramadhan dengan dalih tidak sahur, padahal tanpa sahur pun puasa masih tetap sah dan tidak batal.
Makan sahur adalah sebuah anjuran dari Rasulullah saw. Dalam hadist yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad.Rasulullah saw bersabda :
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي لَيْلَى عَنْ عَطَاءٍ عَنِ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السُّحُورِ بَرَكَةً
Baca Juga: Jadwal Puasa dan Link Download Waktu Imsakiyah Ramadhan 2023 Seluruh Daerah di Indonesia
Telah menceritakan kepada kami Waki’, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abi Laila dari ‘Atho` dari Abu Hurairah, dia berkata, Rasulullah ﷺ bersabda, “Hendaklah kalian makan sahur, karena dalam sahur ada berkahnya.”
Berdasarkan hadis tersebut, sahur memang bukanlah suatu hal yang membuat tidak sah ataupun membatalkan puasa, akan tetapi Rasulullah SAW sangat menganjurkan untuk melaksanakan sahur walaupun hanya dengan seteguk air.
Selain anjuran dari Rasulullah saw, menurut ahli kesehatan, sahur juga sangat dianjurkan, karena memiliki berbagai manfaat diantaranya :
Berdasarkan hadist diatas, walaupun pada dasarnya sahur sangat dianjurkan oleh Rasulullah saw dengan berbagai keutamaannya, akan tetapi tidak ada dalil yang menyebutkan bahwa sahur adalah hal yang wajib.
Inti dari puasa adalah “menahan” yaitu menahan diri dari makan dan minum serta hal – hal yang membatalkan puasa, dan tidak melaksanakan sahur bukanlah suatu hal yang membatalkan puasa.
Yang perlu kita ingat dan laksanakan adalah berniat ketika akan melaksanakan puasa Ramadhan di malam harinya. Karena tanpa adanya niat, maka puasa kita tidak sah dan wajib mengqadha puasa tersebut.
Baca Juga: Ramadhan 2023: Inilah Syarat-Syarat Sah Puasa, Muslim Wajib Tahu Berikut
Diperkuat oleh hadits yang diriwayatkan Hafshah bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang tidak berniat sebelum fajar, maka tidak ada puasa untuknya.” (HR. Abu Daud, Tirmidzi, An-Nasa’i, Ibnu Majah, Al-Baihaqi dan lainnya).
Maka dari itu, hukum tidak melaksanakan sahur ketika puasa adalah sah selama kita telah berniat melaksanakan puasa.***
Oleh : Eliya Fadila