Megaproyek Tol Terpanjang Senilai Rp56,2 Triliun Ditinggal Konglomerat, PUPR Terpaksa Ambil Langkah Ini

inNalar.com – Beredar kabar terkait megaproyek jalan tol terpanjang di Provinsi Jawa Barat yang katanya mulai ditinggalkan oleh para investor tetapnya.

Berdasarkan informasi datanya, proyek yang dikalim sebagai jalan tol terpanjang di RI tersebut memiliki panjang 206,65 kilometer.

Diketahui, proyek yang dimaksud adalah Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci).

Baca Juga: Disokong Investasi Lokal Rp36,5 Triliun, Pabrik Baru di Kalimantan Timur Ini Lokasinya Bukan di Samarinda, Tapi di…

Pembangunan Tol Getaci ini termasuk ke dalam salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di Provinsi Jawa Barat.

Sebagaimana yang telah dikutip dari laman resmi DJKN Kemenkeu, ruas jalan Getaci merupakan bagian dari Tol Trans Jawa.

Rutenya diketahui mulai dari Gedebage (Kota Bandung), kemudian melalui Kabupaten Bandung, Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Ciamis, Kota Banjar, Pangandaran, dan berakhir sampai di Cilacap.

Baca Juga: Momen Warganet Curhat Biaya Hidup di IKN Ternyata Lebih Tinggi Dibanding di Jakarta, Kos-kosan Seharga Cicilan KPR?

Nilai investasi yang digelontorkan untuk dapat merealisasikan megaproyek tol terpanjang ini diketahui mencapai angka Rp56,2 triliun.

Awalnya, pendanaan proyek ini berasal dari beberapa konsorsium BUMN dan konglomerat yang bersedia menanamkan modalnya.

Diantara konglomerat yang awalnya setuju menanamkan modalnya tersebut adalah Konglomerat Martua Sitorus, hingga taipan tol Yusuf Hamka.

Baca Juga: Kualitas Layanan Terjaga, Bank Kustodian BRI Raih Sertifikasi ISO Manajemen Mutu 9001:2015

Namun, pada akhir tahun 2023 ini terdengar kabar yang mengejutkan bahwa kedua konglomerat tersebut mengurungkan niatnya untuk mendanai proyek jalan tol ini.

Nasib dari pembangunan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap di Jawa Barat tersebut akhirnya pun tidak jelas.

Sehingga, Kementerian PUPR akhirnya mengambil tindakan dengan melakukan tender lelang ulang untuk pendanaan proyek ini.

Baca Juga: Serap Investasi Rp9,9 Triliun, Jalan Tol Junction Tebing Tinggi Lulus Uji Laik Fungsi, Akses ke Wisata Danau Toba di Sumatera Utara Semakin Mudah

Meskipun keputusan akhir harus ditender ulang, untuk urusan terkait pembebasan lahan ruas tol ini akan masih terus berjalan.

Adapun dampak adanya tender lelang ulang, sebagaimana diketahui target pembangunan Tol terpanjang di Indonesia tersebut harus ditelan mentah-mentah.

Sebab, waktu untuk menyelesaikan pembangunan proyek di Jawa Barat ini juga pastinya akan mundur. ***

Rekomendasi