Megaproyek Pelabuhan Termahal dan Terbesar Indonesia di Subang, Bakal Jadi Pesaing China dan Singapura?

inNalar.com – Pelabuhan Patimban yang terletak di Subang, Jawa Barat ini digadang-gadang akan menjadi Pelabuhan terbesar di Indonesia yang nantinya diperkirakan akan rampung di tahun 2027.

Pelabuhan Patimban ini sudah dilakukan pembangunan pada tahun 2018 dan saat ini pembangunannya masuk ke dalam tahap 1 dan 2 yaitu tahun 2021 sampai 2023.

Tahap 1 dan 2 tersebut diketahui menggelontorkan dana senilai Rp3,7 triliun yang digarap oleh dua kontraktor Jepang dan tiga kontraktor Indonesia, dengan menggunakan sistem joint ventire.

Baca Juga: Produknya Jadi Andalan Emak-Emak, Pabrik Plastik Berusia 77 Tahun di Jawa Barat Ini Terancam Bangkrut, Kenapa?

Proses pembangunan Pelabuhan Patimban ini nantinya akan terdapat penambahan dermaga kontainer sepanjang 419 meter, pekerjaan reklamasi dalam pembangunan terminal kontainer dengan luas 27 hektar dan juga pengerukan dalam kolam sampai kedalaman 14 meter.

Adanya penambahan pengerukan kolam dalam Pelabuhan Patimban ini dilakukan agar memungkinkan kapal-kapal besar dapat masuk dan dapat meningkatkan luasan perekonomian.

Terdapat beberapa kapal Internasional yang telah beraktivitas di Pelabuhan Patimban ini diantaranya berasal dari Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam dan Filipina.

Baca Juga: Inilah Bocoran Soal PTS, UTS untuk Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 7 SMP Semester 1 dan kunci Jawabannya

Total kendaraan bongkar muat pada kapal domestik yang berada di Pelabuhan Patimban ini sudah mencapai 122.265 CBU serta kapal Internasional sudah mencapai 148.434 CBU.

Pelabuhan Patimban ini digadang-gadang akan menjadi pelabuhan yang menghubungkan dunia, seluruh ekosistem yang sedang dibangun di pelabuhan ini digadang-gadang akan menjadikannya Pelabuhan besar seperti Pelabuhan yang berada di China yakni Pelabuhan Shanghai.

Pelabuhan Patimban ini merupakan jaring utama dalam sebuah rantai transportasi global, hal ini dikarenakan dalam pelabuhan ini menyediakan akses yang akan menghubungkan konsumen dan produsen dan membawa manfaat bagi masyarakat setempat.

Baca Juga: Perusahaan Tambang Batu Bara di Kalimantan Timur Ini Ternyata Jadi yang Terbesar di Dunia, Berdiri Sejak…

Diharapkan proyek pembangunan Pelabuhan Patimban ini dapat meningkatkan jalur logistik nasional dan juga dapat berkolaborasi dengan Pelabuhan Tanjung Priok agar memiliki daya saing di Asia Tenggara.

Selain itu, pembangunan Pelabuhan Patimban ini dilakukan karena terdapat kepadatan jalur logistik menuju Pelabuhan Tanjung Priok yang selalu menjadi masalah di Jakarta.

Dalam hal ini pemerintah akan terus mengembangkan pelabuhan terintegrasi Rebana Metropolitan ini dalam beberapa tahapan proses yang dilakukan sampai tahun 2027.

Nantinya akses menuju Pelabuhan Patimban ini akan dimudahkan dengan dibangunnya Tol akses Patimban yang akan dimulai pekerjaannya di tahun 2023 ini.

Tak hanya itu, nantinya sekitar area ini akan dibangun juga kawasan pendidikan yang berkaitan dengan kelautan, hunian sekitar pelabuhan dan juga pariwisata.***

Rekomendasi