

InNalar.com – Pembangunan megaproyek IKN di Kalimantan Timur nampaknya semakin laris manis setelah sejumlah investor asing terus berdatangan salah satunya siap bekerja sama dengan India.
Sebagaiman diketahui pemerintah Indonesia memutuskan untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta ke IKN Nusantara yang ada di Kalimantan Timur.
IKN yang terletak di Kabupaten Penajam Paser Utaram Kalimantan Timur ini pun pembangunannya terus menjadi daya tarik tersendiri bagi investor asing.
Melansir dari Antara, terbaru ialah ada sejumlah investor India yang tertarik berinvestasi di ibu kota baru.
Hal ini diumumkan oleh Indra Yuwana selaku Direktur Investasi dan Kemudahan berusaha Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN).
Indra mengungkapkan bahwa investor India tersebut sebagian besar memang sudah memiliki perusahaan di Indonesia termasuk dari sektor panel surya dan green energy.
Baca Juga: Miliki Kekayaan Rp20 Miliar, Isran Noor Gubernur IKN Kaltim Punya Tanah dan Bangunan Belasan Miliar!
Selain itu Ina Hagniningtyas Krisnamurthi selaku Duta Besar Indonesia untuk India juga mengatakan bahwa kunjungan sejumlah investor ialah untuk membuka peluang investasi di IKN.
Investor India yang melakukan kunjungan datang dari berbagai sektor seperti infrastruktur, kesehatan, Pelabuhan maupun Sumber Daya Mineral dan lainnya.
Diungkapkan bahwa investor India tersebut memang tertarik berkontribusi dalam pembangunan IKN di Kalimantan Timur.
Baca Juga: Jabat Gubernur IKN Kaltim 5 Tahun, Kekayaan Isran Noor Bertambah Drastis Hingga Hampir Rp3 Miliar?
IKN sendiri memang semakin menambah daya tarik para investor dunia, yang dibuktikan dengan banyaknya yang melakukan kunjungan ke lapangan.
Sebelumnya Joko Widodo selaku Presiden RI sempat mengklaim bahwa sudah ada 190 investor asing yang berkunjung ke IKN per September 2023 kemarin.
Lalu berdasarkan data yang dihimpun, tercatat sudah ada investasi yang masuk ke IKN, Kalimantan Timur mencapai Rp31,46 triliun.
Nominal tersebut masih jauh dari target kebutuhan investasi pembangunan megaproyek IKN.
Yakni kebutuhan investasi ditargetkan mencapai Rp460 triliun lebih, angka yang masih jauh untuk digapai.
Kehadiran para investor lokal maupun asing tentu sangat penting bagi pembangunan ibu kota baru.
Salah satunya ialah bisa meringankan APBN untuk pembangunan megaproyek IKN di Kalimantan Timur ini.
Selain itu, peningkatan investasi juga bisa mempercepat pengembangan wilayah, tersedianya saranan dan prasarana serta hal lainnya di ibu kota baru.
Megaproyek IKN di Kalimantan Timur sendiri ditargetkan rampung pada 2045 mendatang.
Salah satu tujuan untuk membangun IKN di Kalimantan Timur ialah mengubah orientasi pembangunan menjadi Indonesia-sentris serta untuk mempercepat transformasi ekonomi RI.***