

InNalar.com – Salah satu daerah di pulau Kalimantan yang banyak dilintasi sungai adalah Kalimantan Utara.
Dalam mengatasi hal tersebut, terdapat mega proyek berupa jembatan yang diclaim akan jadi yang terpanjang di Indonesia.
Jalur penghubung yang dimaksud adalah jembatan penghubung Bulungan-Tarakan (Bulan), yang menggandeng kerja sama dengan perusahaan China.
Baca Juga: Banyak Makam Bayi! Padepokan Keramat di Pegunungan Walikukun, Tulungagung Ini Milik Utusan Mataram?
Adapun perusahaan China yang bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam membangun jalur penghubung ini adalah Road and Bridge Corporation (CRBC).
Disebut akan jadi yang terpanjang, sebab jalan penghubung ini akan mengalahkan jembatan Suramadu yang membentang 5.438 meter.
Pasalnya, jalur penghubung yang berada di Kalimantan Utara ini memiliki panjang 29,16 km.
Sebenarnya rencana dalam membangun jalur penghubung antara Bulungan dan Tarakan ini telah ada sejak 5-6 tahun yang lalu, namun berita ini muncul kembali pada tahun 2022 kemarin.
Sebab, pada tahun 2022 kemarin terdapat pertemuan antara pemerintah daerah dengan perusahaan asal China yang merupakan bentuk tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU).
Jika wacana mega proyek ini benar-benar terlaksana, maka anggaran yang dibutuhkan dalam membangun jalan penghubung antar dua daerah ini akan menghabiskan USD500 juta, atau sekitar Rp 7,7 triliun.
Dilansir InNalar.com dari kaltara.bpk.go.id, pembangunan jembatan ini nantinya akan memiliki 5 titik yang terhubung satu sama lain.
Pada rencananya, titik pertama jalan penghubung ini akan berada di Kota Tarakan, dan dilanjutkan titik kedua di Pulau Sadau.
Berlanjut pada titik ketiga yang berada di Pulau Payau, dan titik keempat yang terletak di Desa Liagu.
Terakhir, titik kelima akan berada di Kecamatan Sekatak, Pulau Agis yang mengarah ke sungai Ancam.
Walau begitu, namun pada pembangunan jembatan terpanjang ini pemerintah daerah dan perusahaan China tersebut harus memperhatikan beberapa hal penting, terutama ekologi sekitar.
Sebab jalan pendekat menuju ke jembatan Bulan ini nantinya akan melewati kawasan mangrove di daerah Desa Ardimulyo, Tanjung Palas Utara, daerah Bulungan.
Karena itulah dalam melakukan mega proyek di Kalimantan Utara ini, harus dilakukan pengkajian lebih lanjut agar tidak merusak ekologi sekitar daerah Bulungan dan Tarakan.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi