

inNalar.com – Medan dengan ciri khas sifat tegasnya ternyata menjadi kota penghasil orang pintar terbanyak di Sumatera Utara lho.
Tak hanya pintar dalam hal belajar di sekolah saja, Medan juga dikenal pintar dalam berbisnis.
Pada tahun 2022, Badan Pusat Statistik atau BPS merilis sebuah peneliitian yang menggembirakan bagi penduduk Medan ini.
Pasalnya, dalam catatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Kota Medan meraih nilai 81,76 dengan rata-rata pencapaian nilai kota keseluruhan di Sumatera Utara sebesar 72,71.
Lantas, apa sih yang dimaksud dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM)? Apakah predikat penghasil orang pintar terbanyak di Kota Medan ada hubungannya dengan nilai itu?
Tentu saja ada, sebab penilaian IPM mencakup seberapa tinggi tingkat melek huruf di suatu kota dan seberapa banyak akses pendidikan yang bisa diraih oleh penduduk kotanya.
Baca Juga: Indonesia Bakal Bangun 7 Mega Proyek dan Termahal Sepanjang Sejarah
Selain itu, termasuk juga seberapa lama panjang usia yang bisa dicapai di Kota Medan.
Dilansir dari bps.go.id, rata-rata usia harapan hidup penduduk Medan pada tahun 2022 mencapai 72,58 tahun.
Jadi, angka IPM ini bisa menjadi tolak ukur capaian pembangunan manusia berdasarkan kualitas hidup yang dimiliki oleh penduduk kota tersebut.
Adanya beberapa universitas terbaik juga sangat menunjang lahirnya orang-orang pintar di Kota Medan.
Salah satunya seperti Universitas Sumatera Utara (USU) yang berhasil menempati peringkat 15 terbaik di Indonesia dan 506 di Asia versi EduRank 2023.
Selain itu, Angka melek huruf penduduk Medan pun tercatat mencapai 99,79 %, pencapaian yang cukup menggembirakan bagi kota ini.
Tingkat harapan lama sekolah penduduk Medan pun stabil di rata-rata mendekati 15 tahun sejak tahun 2018 hingga 2022.
Sudah menjadi rahasia umum pula hampir di semua kalangan masyarakat Indonesia, dengan sifat penduduk Kota Medan yang tangguh dan suka dengan perantauan ini membuat mereka selain pintar juga dikenal sebagai sosok yang mandiri.
Bisa jadi, Kota Medan berhasil menjadi kota penghasil orang pintar sebabnya ialah tak jauh dari sifat tangguh yang turun-temurun menjadi warisan budaya keluarga ini.***