

inNalar.com – Ada sebuah desa yang recommended banget untuk jadi tempat healing paling sunyi dan menenangkan di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Suasanya sejuk banget, karena pedesaan Batang ini dikelilingi dengan area kebun teh yang menyelimuti desa terpencil di Jawa Tengah.
Makin sunyi senyap karena kampung ini memang hanya dihuni oleh 6 Kepala Keluarga (KK) saja.
Tidak heran apabila desa terpencil di pelosok alam Jawa Tengah ini disebut sebagai kampung tersepi di Kabupaten Batang.
Disambut suara aliran sungai yang menenangkan, desa ini cocok banget jadi tempat healing paling sunyi yang berada di perbukitan Batang.
Lokasinya yang tersembunyi di dataran tinggi ini membuat suhu udara di pedesaan alami ini selalu sejuk.
Kampung ini cukup jauh dari akses perkotaan, kita butuh sekitar 6 hingga 10 kilometer untuk berbelanja perbekalan.
Jalur menuju desa ini pun akan disambut dengan medan bebatuan yang diapit oleh alam bukit teh yang menyejukkan mata.
Nama kampung terpencil di Jawa Tengah ini adalah Dusun Pager Gunung yang berada di Desa Keteleng, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang.
Akses pedesaan Batang yang cukup terpelosok inilah yang menjadi daya tarik wisata alam paling beda di Jawa Tengah.
Pemukimannya bebas dari suara bising dan hiruk pikuk perkotaan ini bakal bikin perasaan kita semakin tenang dan nyaman.
Jalur menuju desa terpencil di Batang, Jawa Tengah ini sudah berlapis aspal yang mulus dan lebar.
Namun mendekati destinasi perkebunan teh akan mulai banyak geronjalan batu yang perlu kehati-hatian para pengendara.
Perkebunan Teh Pagilaran adalah check point penting yang menjadi pertanda kita berada di arah yang benar.
Setelah selesai membelah perbukitan kebun teh, terdapat beberapa rumah sederhana yang terbengkalai.
Namun beberapa di antaranya masih dihuni oleh penduduk Desa Keteleng.
Mata pencaharian utama para penghuni kampung ini adalah berkebun.
Kita akan melihat terdapat bangunan yang fungsinya sebagai pengepul daun teh tepat di samping kebunnya.
Dari area pengepulan daun teh itu, diketahui para warganya akan memboyong hasil kebun menuju pabrik terdekat.
Suasana pedesaan di pedalaman bukit Batang ini seolah masih bernuansa era 90-an.
Jemuran yang terbuat dari dari batang kayu dengan bangunan rumah persegi panjang, serta dapur di area luar rumah seolah ingat dengan masa lalu.
Berbagai alat tradisional dan berbagai tanaman bunga warna-warni tampak indah seolah belum terjamah oleh sentuhan perkotaan.
Latar rumah pedesaannya pun dihiasi dengan Gunung Kamulian yang menjulang tinggi di baliknya.
Jika ingin berkunjung ke desa ini disarankan untuk datang pada pagi hari agar medan jalurnya terlihat dengan jelas.
Meski hanya dihuni oleh 6 KK, kampung sepi ini memiliki sebuah masjid kecil yang berada di antara perumahannya.
Inilah Kampung Dusun Pager Gunung yang terletak di Desa Keteleng, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.***