

inNalar.com – Pada materi khutbah Jumat singkat di artikel ini, akan membahas mengenai mana saja nikmat Allah yang selalui dilalaikan atau dilupakan.
Kali ini akan membahas khutbah Jumat tentang nikmat Allah yang begitu banyak untuk umat manusia.
Tidak hanya itu, khutbah Jumat ini juga akan menerangkan apa saja nikmat Allah yang selalu dilupakan oleh manusia, khususnya umat muslim.
Dilansir kanal kanal YouTube Alfata Nusantara, akan menjelaskan secara lengkap dan singkat khutbah Jumat tentang nikmat Allah yang selalu dilupakan manusia.
Dengan adanya khutbah Jumat ini, diharapkan umat muslim di Indonesia tersadar dan bersyukur atas nikmat Allah.
Kemudian dengan pembahasan khutbah Jumat ini juga, bisa memberikan pandangan apa saja nikmat Allah yang terlupakan oleh umat muslim.
Oleh karena itu, simak berikut khutbah jumat singkat dan lengkap dengan tema nikmat Allah yang dilupakan.
Teks khutbah Jumat tentang nikmat Allah
الحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَافِ الأَنْبِيَاءِ وَالمرْسَلِيْنَ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
Jamaah salat Jum’at yang berbahagia, pada dasarnya semua orang telah diberikan nikmat waktu yang sama oleh Allah.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Taurus Hari Ini, 24 November 2022: Pendapatan Keuangan yang Stabil
Namun nikmat waktu tersebut, belum tentu sama dalam penggunaannya. Contohnya di jam yang sama, ada beberapa orang yang sibuk bersantai atau fokus memainkan layar android.
Sebaliknya, pada waktu yang sama ada juga yang mengisinya dengan ibadah, seperti dzikir, solat, dan membaca Al-Qur’an.
Rasullulah juga pernah menyampaikan bahwa ada dua nikmat Allah yang serinh dilupakan atau diabaikan oleh umat manusia, khususnya muslim.
نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ ، الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ
Artinya: Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan waktu senggang”. (HR. Bukhari no. 6412, dari Ibnu ‘Abbas)
Baca Juga: Viral Warga Lokal Ini Cegat Relawan Bawa Bantuan Gempa Bumi Cianjur, Ternyata Begini Endingnya
1. Nikmat waktu
Nikmat waktu tentu sudah menjadi sebuah modal yang Allah berikan untuk dimanfaatkan umat muslim untuk diisi dengan hal yang bermanfaat.
Sebaliknya bagi yang kufur pada nikmat waktu, modal yang Allah berikan bisa menjadi sia-sia. Itu karena banyak digunakan untuk segala hal yang tidak bermanfaat.
Tentu kufur pada nikmat waktu tersebut bisa menjerumuskan manusia pada kebatilan dan kemaksiatan. Na’udzubillah.
Jamaah solat Jumat yang berbahagia, hal tersebut terdapat pesan sebagai pengingat diri akan anugerah dan nikmat Allah untuk umat muslim.
Baca Juga: Arti Tahi Lalat di 5 Tempat Ini Bawa Keberuntungan Menurut Primbon Jawa, Ayo Cek Siapa Tahu Itu Kamu
2. Nikmat sehat
Pada nikmat Allah yang sering dilalaikan ialah tentang sehat. Sebagaimana banyak hadist dan ayat Al-Qur’an yang meminta umatnya untuk menerapkan hidup sehat dan bersih.
Sebagai muslim kita tahu hal ini, namun banyak juga yang sering mengabaikannya. Sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لاَ بَأْسَ بِالْغِنَى لِمَنِ اتَّقَى وَالصِّحَّةُ لِمَنِ اتَّقَى خَيْرٌ مِنَ الْغِنَى وَطِيبُ النَّفْسِ مِنَ النِّعَمِ
Artinya: Tidak mengapa seseorang itu kaya asalkan bertakwa. Sehat bagi orang yang bertakwa itu lebih baik dari kaya. Dan hati yang bahagia adalah bagian dari nikmat.” (HR. Ibnu Majah no. 2141 dan Ahmad 4: 69)
Meskipun telah jelas, namun masih banyak muslim yang mengabaikan nikmat sehat, khususnya sesuai ketentuan islam.
Dengan begini diharapkan umat musli dapat mengambil pelajaran dan tersadar akan nikmat Allah yang luar biasa banyak dan bermanfaat.
بَارَكَ الله لِي وَلَكُمْ فِى اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَافِيْهِ مِنْ آيَةِ وَذِكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ وَإِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ، وَأَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا فَأسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم
***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi