Masuk 75 Besar ADWI 2023, Desa Wisata di Klaten Ini Tingkatkan Pengembangan Ekonomi Kreatif Melalui Wayang Kulit

inNalar.com – Klaten merupakan salah satu daerah di Jawa Tengah yang kaya akan adat dan budayanya.

Berbagai adat dan budaya di Klaten ini terangkum dalam sebuah desa wisata yang telah meraih penghargaan bergengsi.

Desa wisata tersebut dikenal dengan nama Desa Sidowarno dan berhasil masuk 75 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023.

Baca Juga: Pacu Investasi Migas US$ 19,3 Miliar, Proyek Pipa Transmisi Cirebon – Semarang Tahap II Bakal Ikat Dana APBN Multiyears, Biayanya…

Lokasinya berada di Sidowarno, Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Dilansir inNalar.com dari jadesta.kemenparekraf.go.id, kampung ini memiliki peninggalan sejarah berupa Wayang Kulit.

Berbeda dari wayang kulit dari daerah lainnya yang biasanya menggunakan kulit sapi, wayang kulit dari desa ini menggunakan kulit kerbau.

Baca Juga: Rogoh Kocek Rp11 Miliar, Renovasi Museum di Jawa Barat Ini Menghadirkan Wajah Baru Lebih Modern dan Menarik

Sebagian besar penduduk wilayah ini pun juga berporfesi sebagai perajin wayang kulit berbahan kulit kerbau.

Seperti yang kita ketahui, Wayang Kulit menjadi simbol budaya yang merupakan bagian dari 10 warisan budaya Indonesia yang diakui oleh dunia.

Nilai sejarah yang terkandung dalam bentuk dan pola wayang sedikit banyak menggambarkan budaya masyarakat sekitar.

Baca Juga: Penjualan Tembus Rp3,09 Triliun, Pendapatan Perusahaan Sawit di Tanah Bumbu Kalimantan Selatan Ini Nyaris Terkuras, Penyebabnya…

Mengingat, suasana desa ini masih sangat asri khas pedesaan yang menenangkan.

Di desa ini terdapat lahan hijau pertanian, kesenian musik, kesenian tari, dan tentunya kesenian wayang.

Selain itu, wisata kuliner juga menjadi salah satu daya tarik desa ini agar para wisatawan berkunjung.

Baca Juga: Keruk Anggaran Sebesar Rp39 Miliar, Pabrik Pakan Ternak di NTT Ini Operasionalnya Sempat Tertunda, Apa Masalahnya?

Miliki nilai sejarah yang tinggi dengan wayang kulitnya, tak heran bila kampung ini dikunjungi banyak wisatawan.

Dengan banyaknya wisatawan yang berkunjung, tentunya akan berdampak pada perekonomian masyarakat sekitar.

Jika desa ini terus berkembang dan semakin banyak wisatwan berkunjung, setidaknya bisa membuka sekitar 4,4 juta lapangan kerja baru.***

Rekomendasi