Masih Suka Ngemil Kuaci? dr Zaidul Akbar Ungkap Fakta Kesehatan soal Pemilihan Biji Bunga Matahari

 

inNalar.com – Pada suatu kesempatan, dr Zaidul Akbar menyebutkan salah satu tumbuhan yang menguntungkan tanah dan lingkungan.

dr Zaidul Akbar mengatakan, tumbuhan tersebut memiliki biji yang bisa dikonsumsi dan kaya manfaat.

Tumbuhan yang dimaksud dr Zaidul Akbar adalah tumbuhan bernama latin Helianthus annuus L atau biasa disebut bunga matahari.

Baca Juga: Hadiri Apel Akbar Fatayat NU, Erick Thohir Tegaskan Peran Penting Perempuan Guna Angkat Perekonomian

Bunga matahari memiliki biji yang berwarna keabu-abuan hijau dan hitam. Biji ini juga disebut sebagai kuaci.

Bentuk kuaci memiliki ukuran yang sangat kecil, sehingga kuaci sangat cocok dijadikan cemilan atau makanan ringan.

Seiring dengan perkembangan teknologi, olahan biji kuaci dapat ditemukan di manapun dengan rasa yang bervariasi.

Baca Juga: Keren! Tak Kalah dari Pulau Jawa, Megaproyek IKN Kalimantan Timur Bakal Difasilitasi Transportasi Modern, Apa?

Biji kuaci tidak sulit dicari dan dapat dibeli dalam keadaan masih berlapis kulit, ataupun sudah dikupas.

Bahkan, orang-orang yang malas membuka kulit kuaci, bisa membeli alat pengupas kuaci dengan harga yang terjangkau.

Sesuai pendapat dr Zaidul Akbar, biji bunga matahari ini memiliki banyak kandungan vitamin dan nutrisi.

Baca Juga: Tolak Mangkrak, Proyek Bendungan Rp589 di Kaltim Ini Digeber Habis-habisan: Pusat Rogoh 16 M Lagi?

Antioksidan larut di dalam kuaci, berfungsi sebagai anti inflamasi yang dapat menangkal, menetralkan, dan mereduksi radikal bebas pada tubuh.

Anti inflamasi pada kuaci juga dapat mengurangi peradangan pernapasan yang disebabkan oleh penyakit asma.

Selain itu, kuaci yang kaya akan vitamin E, dapat menyehatkan kulit, membuat kulit tampak lebih cerah dan mencegah penuaan.

Tak hanya itu. Biji bunga matahari ini juga memiliki kandungan kalsium, magnesium, dan tembaga.

Ketiga kandungan tersebut dapat membantu penguatan struktur tulang serta mencegah pengeroposan.

dr Zaidul Akbar dalam video tersebut menyampaikan bahwa biji bunga matahari atau kuaci adalah anugerah alam yang memiliki banyak kemanfaatan.

Meski begitu, ia menyebut bahwa tidak semua kuaci dapat memberikan manfaat yang maksimal.

“Cari kuaci yang sehat, bukan yang sudah pakai bumbu penyedap,” ungkapnya Dilansir dari video YouTube yang diunggah oleh akun dr Zaidul Akbar Official.

dr Zaidul Akbar setuju bahwa kuaci adalah makanan yang menyehatkan, asal tidak menggunakan bumbu penyedap.

“Kuaci jaman sekarang banyak yang sudah dicampur pemanis buatan lah, apa lah, waduh itu,” katanya saat menjelaskan.

Ia menyampaikan, kuaci yang belum melewati proses apapun memiliki manfaat yang lebih kaya. ***

 

 

Rekomendasi