Masih Butuh Rp1 Triliun, Jalan Alternatif Banjarbaru – Tanah Bumbu di Kalimantan Selatan Ini Belum Dapat Sokongan Investor, Nasib Progresnya…

inNalar.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tampak ulet garap jalan alternatif yang menghubungkan daerah Banjarbaru dan Tanah Bumbu.

Meski proyek pembangunan jalan ini ternyata belum disetujui masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional.

Pihak Tim Tenaga Ahli Gubernur getol memantau jalannya pembangunan infrastruktur penunjang angkutan distribusi barang tersebut.

Baca Juga: Terlilit Hutang Rp1,3 Triliun! Perusahaan Pengelola Tambang Migas di Sumatera Utara Kini Bangkrut, Padahal Cadangannya Capai…

Berdasarkan hasil tinjauan langsung di lokasi proyek, pihaknya mengungkap bahwa progres proyek jalan alternatif ini sudah mencapai 65 persen.

Atas pencapaian progres tersebut, Ahmad Solhan selaku Kepala Dinas PUPR Kalsel pun optimis penyelesaian proyek tersebut bakal selesai tahun 2024.

“Dipastikan tahun 2024 akan tersambung dan selesai,” ungkap Ahmad Solhan, dikutip inNalar.com dari situs resmi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pada Senin, 26 Desember 2023.

Baca Juga: Sambut Nataru, Jalan Tol Senilai Rp4 Triliun Penghubung Riau ke Sumatera Barat Ini Akan Dibuka, Cek Jam Operasionalnya

Lebih lanjut mengenai detail perkembangan garapan jalan penghubung Banjarbaru – Tanah Bumbu ini telah dilakukan pengaspalan hingga 75 kilometer.

Adapun total ruas jalur alternatif ini diketahui mencapai 100 kilometer, sehingga diharapkan sisanya bakal rampung di tahun selanjutnya.

Rupanya di balik pencapaian gemilang pemerintah provinsi dalam memastikan jalan alternatif ini terwujud, terdapat kendala pendanaan yang menghantui proses penyelesaiannya.

Baca Juga: Sambut Nataru, Jalan Tol Senilai Rp4 Triliun Penghubung Riau ke Sumatera Barat Ini Akan Dibuka, Cek Jam Operasionalnya

Melansir dari situs Diskominfo Provinsi Kalsel, Kadis PUPR Ahmad Solhan pun membeberkan bahwa Pemerintah Daerah masih membutuhkan sokongan dana sebesar Rp1 triliun agar bisa menyelesaikan proyek ini.

Sejauh ini pembiayaan proyek yang dicicil sejak tahun 2019 ini murni menggunakan APBD.

Pada dasarnya garapan jalan alternatif penghubung dua daerah strategis di Kalimantan Selatan ini sempat diajukan kepada pemerintah pusat dan sejumlah investor.

Baca Juga: Terakhir Kali Bagi Dividen 2012, Emiten Batu Bara BUMI Alami Penurunan Laba Sampai 83 Persen, Kuartal III 2023 Dapat…

Namun tampaknya proyek ini belum mendapat minat khusus dari investor, padahal apabila jalur ini dioperasikan waktu yang ditempuh hanya dua jam dari yang sebelumnya mencapai 5 jam.

Apabila jarak tempuh normal dari Banjarbaru menuju Tanah Bumbu bisa sampai 250 kilometer, maka dengan adanya jalur alternatif ini bisa terpangkas banyak.

Pemerintah Pusat juga menyadari pentingnya proyek pengerjaan infrastruktur ini.

Baca Juga: Ambil Dana APBD Rp85 Miliar! Megaproyek di Jawa Timur Ini Diklaim Kalahkan Ketinggian GWK, Progresnya…

Oleh karena itu, Kementerian keuangan Kalsel pun mendorong pemerinta daerah agar salah satu infrastruktur penunjang jalur menuju IKN ini bisa diwujudkan melalui skema pembiayaan KPBU.

Rekomendasi pembiayaan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha ini dilakukan mengingat dana APBN yang terbatas, sehingga bantuan dari pihak swasta sangat diharapkan dalam realisasinya.

Sebagai informasi tambahan, melansir dari situs Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, agenda 2024 untuk penyelesaian jalan bebas hambatan penghubung Banjarbaru – Tanah Bumbu ini terdiri dari beberapa garapan berikut ini.

Baca Juga: Doyoung NCT Terpilih Jadi Model McDonald, Penggemar Ramai-ramai Kirim Surat Terbuka ke SM Entertainment

Menurut perencanaan sesuai timeline yang telah ditetapkan pihak pemerintah daerah, nantinya masih ada 30 kilometer lagi yang perlu dilakukan pengaspalan.

Selain itu ada pula dua jembatan dan 15 box culvert atau saluran air yang berada di bawah jalan akan menggunakan anggaran tahun mendatang.***

Rekomendasi