Manuver China di Bulan, Proyek Pembangunan Terowongan Bulan Bawah Tanah Ternyata akan Digunakan untuk…

inNalar.com – Mega proyek China dalam mengembangkan sayap pengaruhnya hingga ke luar angkasa, khususnya dalam misi eksplorasi bulan, ternyata tak sekadar urusan prestise.

Setelah gandeng Rusia dalam mega proyek eksplorasi bulan, China terus mengupayakan pembangunan pangkalan permanen di Bulan, salah satunya dengan membuat terowongan bawah tanah.

Rencananya, para ilmuwan China membangun terowongan bulan bawah tanah dengan mengeksplorasi permukaan bulan dengan kriteria khusus.

Baca Juga: Dananya Rp53,9 Miliar, Jalan Alternatif ke Puncak Bogor Diperbaiki Sesuai Inpres Jokowi, Lokasinya di…

Rencana tersebut sebelumnya telah diperkenalkan oleh Zhang Chongfeng yang berasal dari Shanghai Academy of Spaceflight Technology pada Konferensi CSA-IAA ke-10.

Kriteria permukaan bulan yang bakal dipilih adalah area berongga yang berada di atas bebatuan lava yang telah mengeras.

Diketahui, permukaan bulan yang membentuk gua berongga bentuknya mirip pipa ini telah terbentuk miliaran tahun yang lalu.

Baca Juga: Hasil Final America Got Talent 2023, Putri Ariani Sukses di Posisi Keempat, Siapa Pemenangnya?

Ternyata terowongan berbentuk gua yang disebut dengan tabung lava ini ternyata banyak tersebar di permukaan bulan.

dikutip inNalar.com dari laman BGR, Joshua Hawkins menjelaskan, “Seiring berjalannya waktu, aktivitas geologi, peristiwa tumbukan, dan gempa bulan telah menyebabkan beberapa tabung tersebut runtuh, sehingga menjadi “langit-langit” yang dapat diakses dan menjadi titik masuk ke dunia bawah tanah bulan.”

Proyek pembangunan terowongan bulan bawah tanah ini membuka kemungkinan adanya tempat perlindungan jangka panjang yang aman dan stabil.

Baca Juga: Ahli Paleontologi Temukan Sisa Makanan Terakhir dari Fosil Trilobite yang Berusia 465 Juta Tahun

Diproyeksikan terowongan bawah tanah yang dibangun para astronot ini nantinya akan memberikan manfaat khusus bagi mereka.

Para ilmuwan China berhasil mengidentifikasi area eksplorasi utama tabung lava bulan di wilayah Mare Tranquillitatis dan Mare Fecunditatis.

Tabung lava berbentuk gua ini akan memberikan perlindungan khusus bagi astronot dari suhu ekstrem, radiasi, dan dampak mikrometeorit, serta permukaan tanah bulan yang keras.

Ditargetkan pembangunannya akan dimulai setelah The China Manned Space Agency atau Badan Antariksa Berawak Tiongkok mendaratkan para astronotnya di bulan pada 2030.

Sebagai informasi, China berhasil meluncurkan desain rencana eksplorasi bulannya pada 2023 dan telah merilis rincian roket Long March 9.

Pihaknya telah membangun koalisi internasionalnya dalam misi pembangunan pangkalan di bulan, salah satunya menggandeng Rusia sebagai mitra utamanya.***

Rekomendasi