

inNalar.com – PT Amman Mineral Nusa Tenggara yang berlokasi di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) nampak serius dalam menyempurnakan fasilitas penunjang smelter tembaga.
Terbukti Amman yang berbasis di Provinsi NTB ini rela gelontorkan dana Rp 45,6 triliun untuk mewujudkan pembangunan smelter tembaga demi tingkatkan kapasitas produksinya hingga dua kali lipat.
Amman merupakan perusahaan tambang raksasa di NTB yang bergerak di bidang usaha produksi berbasis tembaga dan emas.
Baca Juga: Ini 5 Wilayah di Jawa Timur dengan Kendaraan Bermotor Terbanyak, Apakah Kotamu Termasuk?
Dilansir dari laman amman.co.id, area konsesi perusahaan Amman membentang hingga 25.000 hektare.
Demi ekspansikan kebutuhan penunjang smelter tembaga, Amman tengah menggarap tiga megaproyek yang targetnya mampu beroperasi pada 2024.
Megaproyek yang diketahui tengah digarap oleh Amman di antaranya adalah pembangunan Gas Power Plant atau Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG).
Proyek pembangunan PLTG ini diketahui menggandeng Jurong Group guna memasok listrik untuk mendukung seluruh proses kegiatan smelter nikel di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Proyek PLTG Amman ini menjadi bukti bahwa perusahaannya tengah mengupayakan transisi menuju sumber energi yang ramah lingkungan demi mengurangi emisi karbon.
Pembangunan PLTG berkapasitas 450 megawatt ini dimaksudkan untuk menunjang operasional smelter ini diketahui bakal makan dana hingga USD 500 juta.
Salah satu megaproyek pendukung pembangunan smelter Amman adalah ekspansi processing plant yang diperkirakan makan dana investasi hingga USD 1,6 miliar.
Upgrade fasilitas Amman dalam processing plant ini diharapkan mampu lejitkan produksi yang tadinya 120 ribu ton per hari menjadi dua kali lipatnya, yakni 250 ribu ton perhari.
Serta megaproyek intinya adalah pembangunan smelter tembaga senilai USD 1 miliar ini pun juga ditargetkan mulai produksi 2024.
Dilansir inNalar.com dari laman Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Gubernur NTB, yakni Dr. H. Zulkieflimansyah mengungkap bahwa proyek pembangunan smelter tembaga Amman akan rampung pada Mei 2024.
Sebagai informasi tambahan, PT Amman Mineral Nusa Tenggara merupakan perusahaan tambang yang berbasis tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia.
Area eksplorasi tambang tembaga dan emas berada di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), jaraknya sekitar 81 kilometer dari Kota Mataram.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi