

InNalar.com- Atlet merupakan aset bagi suatu daerah dikarenakan prestasi yang mereka bawa, namun kesejahteraan dari para atlet sering dilupakan oleh pemerintah.
Wisma atlet bisa jadi alterntif untuk meningatkan fasilitas bagi para atlet, Pemerintah Sidoarjo dalam hal ini dinilai gagal kaena sampai saat ini masih mangkrak.
Bertepat di kawasan jalan Pahlawan Sidoarjo, bangunan wisma atlet masih berupa pondasi diikuti dengan tiang-tiang menjadikan bangunan ini mangrak.
Baca Juga: Daerah Kecil di Nusa Tenggara Barat Ini Simpan Segudang Sejarah, Bisa Tebak?
Bertepat di belakang gedung Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) rencananya dibangun setinggi lima lantai yang mana tiap lantai memiliki fungsi dan kegunaan tersendiri.
Lantai 1 direncanakan sebagai public space, kafe, dan gym. Lalu lantai 2 sampai 5 menjadi kamar yang sejumlah 96.
Namun sampai detik ini masih belum terlihat ada progres pembangunan, hal ini didukung juga dengan tidak adanya usulan Wisma atlet pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPDB) Sidoarjo 2023.
Baca Juga: Jadi Rebutan di Sumatera Barat! Tol Termahal Pekanbaru-Rengat Digadang Habiskan Rp 60,519 Triliun
Pada tahun 2023 RAPBD Kabupaten Sidoarjo memang lebih diprioritaskan jalan, Heri Soesanto selaku Plt Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Cipta Karya dan Tata Karya (Perkim CTKR) menyatakan tahun ini dan tahun depan anggaran Sidoarjo diutamakan untuk jalan ujar Heri yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sidoarjo.
Bahkan Heri pesimis proyek wisma atlet dilanjutkan karena berkaca pada wisma atlet yang ada di Palembang pada akhirnya mangkrak seusai pergelaran PON, dia tidak ingin anggaran yang besar tetapi memiliki kemanfaatan yang kecil.
Terlebih bangunan tersebut didominasi dengan 96 kamar mulai dari lantai 2 hingga lamtai 5, tentunya akan sangat sulit bagi wisma atlet untuk diteruskan pembanggunannya.
Wisma atlet Sidoarjo pada tahun 2019 dianggarkan senilai 13,43 Miliar. Sementara di tahun 2020 wisma atlet kembali dianggarkan sebesar 28 Miliar tetapi karena ada pandemi Covid-19, sehingga terjadi recoffusing anggaran yang menyebabkan pembangunan belum bisa dilanjutkan.
Sebagaimana disampaikan oleh Heri Soesanto pada tahun 2023 untuk anggaran wisma atlet tidak menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.
Terhitung sudah tiga tahun sejak mulai dibangun tahun 2019 sampai tahun ini gedung wisma atlet masih mangkrak dan belum menunjukkan tanda-tanda pembangunan. Hingga kini hanya terlihat pondasi dan tiang gedung yang telah selesai digarap.
Baca Juga: Orang Jawa Ternyata Keturunan Tionghoa? 5 Pendapat Berbeda tentang Asal Usul Suku Jawa
Meskipun berdiri di belakang KONI namun tidak menjadikan wisma atlet Sidoarjo bisa dibangun dan selesai dengan tepat waktu, tentunya banyak atlet Sidoarjo yang pasti menunggu wisma atlet untuk menunjang latihan mereka.
Dengan angggaran yang menyentuh angka 41 Miliar seharusnya wisma atlet Sidoarjo bisa menjadi angin segar bagi para atlet Sidoarjo, yang memungkingkan peningkatan kualitas para atlet yang membanggakan nama Sidoarjo.
Fokus anggaran yang lebih memprioritaskan jalan tentunya berdampak pada penundaaan dan mangkraknya pembangunan wisma atlet Sidoarjo. *** Razif Abdillah
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi