

inNalar.com – Kayu manis (True Cinnamon Tree) merupakan rempah-rempah yang dapat memberikan aroma manis pada masakan.
Rempah-rempah tidak hanya bermanfaat untuk masakan termasuk kayu manis tetapi kayu manis memiliki banyak manfaat.
Diantaranya kayu manis bersifat antioksidan dan juga anti peradangan serta memiliki khasiat yang paling utama adalah menurunkan gula darah.
Tidak hanya menurunkan gula darah kayu manis juga memiliki manfaat untuk mengurangi resistensi dari insulin.
Sehingga banyaknya penelitian mengenai kayu manis yang dapat bermanfaat bagi seseorang yang memiliki penyakit Diabetes Mellitus.
Kayu manis berasal dari indonesia yaitu Cinnamon Burmani ternyata aman dan efektif untuk dikonsumsi bagi penderita diabetes melitus.
Bahkan ada produk yang tergolong fitofarmaka yaitu produk yang mengandung fraksi ekstra kayu manis yang sudah terbukti mampu menurunkan atau meringankan dari penyakit diabetes melitus tipe 2.
Baca Juga: Amazing! Daun Pepaya Ternyata Mampu Hilangkan Flek Hitam di Wajah dalam Sekejap!
Jika anda ingin mngonsumsi kayu manis dengan cara mengolahnya sendiri di dapur, anda bisa mneggunakan kayu manis 1 batang atau 1 jari.
Bisa juga menggunakan 2 batang kayu manis atau 2 jari kayu manis lalu di rebus dalam 2 gelas air mendidih atau setara denagn 400 ml.
Perebusan kayu manis dilakukan selama 15 menit menggunakan api yang kecil setelah airnya sudah mendidih, air yang sudah mendidih bisa dimasukkan kayu manis, perebusan bisa dilakukan sampai maksimal 30 menit.
Kemudian anda bisa meminum air dari rebusan kayu manis tersebut, kayu manis juga bisa dikombinasi dengan daun salam.
Percampuran antara kayu manis dengan daun salam dapat meningkatkan khasiat untuk menurunkan gula darah.
Bagi anda yang baru pertama kali mencoba ramuan ini bisa menggunakan 1 jari kayu manis yang bisa dikonsumsi 1 hari sekali.
Tapi jika anda sudah merasa cocok dan aman saat anda konsumsi maka anda bisa membuat ramuan ini lagi untuk membantu menurunkan gula darah.
Jika dalam sehari setelah minum ramuan kayu manis dan di rasa badan anda baik-baik saja maka anda bisa mengonsumsinya 2 kali dalam sehari.***
(Faizzatun Nazira)