

inNalar.com – Mitra Plaza di Kalimantan Selatan merupakan pusat perbelanjaan besar dan terlengkap yang memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Di sini Anda dapat menemukan segala jenis barang dengan merek-merek yang terkenal.
Tenant yang tersedia adalah Ramayana Department Store dan Hawaii Sarana Busana.
Baca Juga: Inilah 3 Pondok Pesantren Terbaik dengan Fasilitas Modern di Kalimantan Selatan, Bisa Tebak Apa Aja?
Anda juga dapat menikmati aktivitas rekreasi seperti karaoke, Grand Executive Club, kedai kopi, dan restoran steak.
Bagi para ibu, anda bisa membeli bahan makanan pokok dari supermarket Hero yang ada di dalam gedung.
Selain itu, Mitra Plaza memiliki pemandangan Sungai Martapura yang terkenal di Banjarmasin.
Namun, di balik semua itu terdapat tragedi kerusuhan yang mengerikan di tempat ini.
Sedikitnya 123 orang tewas akibat kerusuhan Banjarmasin tahun 1997.
Mitra Plaza pun ikut terbakar sehingga merusak puluhan kios dan orang yang berada di dalamnya.
Belum lagi belum lama ini terjadi demo yang membuat pembeli dan penjual resah.
Akibat kejadian ini, beberapa stand terpaksa ditutup karena khawatir akan terjadi insiden.
Para pedagang berharap aksi unjuk rasa yang dilakukan masyarakat dapat berlangsung tertib.
Meski begitu, Mitra Plaza masih dianggap sebagai tempat belanja favorit.
Alasannya karena harga di sana biasanya lebih murah.
Ditambah lagi banyak diskon yang ditawarkan oleh tenant seperti Ramayana dan Hero.
Toko yang tutup di kawasan Mitra Plaza Banjarmasin lebih banyak dibandingkan yang buka.
Tempat ini biasanya dipenuhi orang-orang yang menghabiskan waktu luangnya di akhir pekan.
Di lantai dasar hanya 2 toko yang buka dan salah satunya adalah toko fashion Hawaii Sarana Busana.
Sedangkan di lantai dua, hanya ada satu restoran cepat saji yaitu Texas Fried Chicken yang tampak aktif dan hanya memiliki sedikit pelanggan.
Itulah gambaran yang menarik perhatian ketika mengunjungi pusat perbelanjaan pertama di kota Banjarmasin ini.
Masa kejayaan Mitra Plaza yang terletak di Jalan Pangeran Antasari, Banjarmasin tengah, meredup dalam beberapa tahun terakhir.
Bahkan, Mitra Plaza yang berdiri sejak tahun 1990 ini selalu dipadati warga Banjarmasin dan sekitarnya.
Pusat perbelanjaan 3 lantai ini memiliki banyak tenant yang diakui perusahaan besar dalam dan luar negeri.
Namun, munculnya pusat perbelanjaan baru yang lebih modern telah menyebabkan persaingan komersial yang ketat.
Belum lagi hadirnya penjualan dengan sistem online yang menawarkan harga lebih murah juga menjadi pesaing serius.
Akibatnya, gerai Mitra Plaza mulai berkurang satu per satu.
Pembatasan jam buka toko ritel, terutama yang berlokasi di mal atau mal, serta menurunnya daya beli akibat rendahnya pendapatan dan PHK, juga berdampak negatif terhadap dunia usaha.***